Olimpiade Tokyo 2020
Wakil China Masih Ngotot Minta Challenge Saat Greysia Polii & Apriyani Lakukan Selebrasi Kemenangan
Greysia/Apriyani sukses menumbangkan pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, pada laga final ganda putri badminton Olimpiade Tokyo 2020
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Wanita berusia 33 tahun itu pun bercerita setelah Olimpiade Rio de Janeiro 2016, dirinya sudah ingin pensiun, akan tetapi ia ditahan sang pelatih dan kemudian dipasangkan oleh Apriyani Rahayu.
“Perjalanan yang panjang bagi saya. Begini maunya menunggu dan bertahan. Dia (Apriyani) muncul dari mana saya tidak tahu, tiba-tiba pada 2017 ketika saya akan pensiun setelah Rio 2016,” cerita Greysia seusai laga semifinal, Sabtu (31/7/2021).
“Pada 2017, saya berada di tim nasional dan akan pensiun ketika pasangan saya (Nitya Krishinda Maheswari) terluka dan menjalani operasi, tetapi pelatih saya mengatakan tunggu sebentar dan bantu pemain muda untuk bangkit, dan saat itulah Apriyani datang,” lanjut dia.
“Kemudian kami memenangkan Korea Open dan Thailand Open dan begitulah cepatnya kami datang. Saya seperti, ya Tuhan, saya harus berlari selama empat tahun lagi,” pungkasnya.
Baca juga: Greysia Polii Sempat Ganti Raket di Tengah Pertandingan, Simak Fakta Kemenangan Greysia/Apriyani
Baca juga: 3 Spesialis Pembobol Kotak Amal Masjid di Kota Jambi Ditangkap Setelah Menggasak Uang Rp 8 Juta
Di laga final, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menghadapi wakil China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan yang sebelumnya sukses mengalahkan Kim Soyeoung/Kong Heeyong (Korea) 21-15, 21-11.
Bermain di Musamori Plaza, Greysia/Apriyani, berhadapan dengan melawan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan. Mereka menang lewat dua gim langsung dengan 21-19 dan 21-15.
Kemenangan ini menjadikan Greysia/Apriyani sebagai pasangan ganda putri Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas di ajang Olimpiade. Catatan tersebut terhitung sejak bulutangkis jadi cabang olahraga (cabor) resmi di Olimpiade pada 1992.
Selain itu, keberhasilan Greysia/Polii di partai final kali ini sekaligus menjadi raihan medali emas pertama untuk wakil Indonesia di ajang Olimpiade 2020. Sebelumnya, wakil Merah Putih merah tiga emas dari cabor angkat besi dengan rincian satu perak dan dua perunggu.
(Tribunjambi.com/Eko Prasetyo)