Breaking News:

Karhutla di Jambi

Danrem: Puluhan Hotspot Terpantau Tiap Hari, Perlu Kesadaran Warga Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

Berita Jambi-Meski kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi kini masih bisa terkendali, namun ini perlu diwaspadai.

Penulis: Zulkipli | Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meski kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi kini masih bisa terkendali, namun ini perlu diwaspadai.

Pasalnya titik api hampir setiap hari terpantau.

Setidaknya dalam sehari ada puluhan hotspot yang terjadi.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli mengatakan, hampir setiap hari terjadi peningkatan pada titik panas. Di Jambi sendiri, dalam sehari bisa mencapai 25 titik api atau hotspot.

“Peningkatan pasti ada, terutama pada titik api. Ini yang kita waspadai,” kata dia, Senin (2/8/2021).

Lanjutnya, dengan adanya titik api yang terpantau tersebut, perlu adanya tindakan dari unsur terkait untuk menyadarkan masyarakat, agar tak membuka lahan dengan cara membakar.

Kata Zulkifli, banyak terjadinya kebakaran hutan tersebut karena ulah manusia.

Menurutnya, apapun yang terjadi berkaitan dengan kebakaran hutan ini, 99 persen karena ulah manusia, baik itu disengaja, kelalaian atau hal lainnya.

“Yang jelas ada peran manusia yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan itu,” tambahnya.

Untuk saat ini, operasi atau patroli kebakaran hutan di Provinsi Jambi masih terus dilakukan. Tim dari TNI-Polri saat ini masih berjibaku dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selanjutnya juga penjagaan di wilayah rawan terjadinya kebakaran hutan.

"Babinkantibmas juga kita turunkan, bila ada titik panas yang terdeteksi, mereka yang turun langsung ke lokasi untuk mengatisipasi adanya titik api. Jika itu titik apai maka harus dipadamkan cepat,” sebutnya.

Meski saat ini, belum ada peristiwa terjadinya kebakaran hutan yang hebat di tahun ini, namun tim satgas karhutla Provinsi Jambi tetap melakukan antisipasi. Memungkinkan, kondisi kebakaran hutan di musim kemarau tahun ini tak begitu luas. Apalagi saat ini masih terdapat hujan.

“Kita tidak bisa memastikan, memang ada beberapa hari yang tak hujan. Sehingga penanganan karhutla bisa dilakukan dengan baik,” tandasnya.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Jambi, hingga Sabtu 29 Juli 2021 kemarin luasan lahan yang terbakar di Provinsi Jambi kurang lebih sebanyak 133,4954 hektare.

Lahan terbakar terbanyak di Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 29,7 hektar. Kemudian Kabupaten Tanjung Jabung Timur 26,184 hektare, Tanjung Jabung Barat 22,19 hektar, Batanghari 10,17 hektar, Merangin 12 hektar, tebo 24,75 hektare, Bungo 6 hektare, Sarolangun 1,65 hektare Kerinci dan Kota Jambi masin-masing 0,5 hektare.

Baca juga: Tujuh Kecamatan dan 24 Desa di Tanjabbar Rawan Karhutla, Embung dan Sumur Bor Sumber Air Disiapkan

Baca juga: Dandim 0419/Tanjab Pastikan Semua Embung dan Kanal Berfungsi Cegah Karhutla

Baca juga: Status Siaga Karhutla Muarojambi Kembali Diperpanjang Tiga Bulan ke Depan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved