Berita Nasional
PENGAMAT Sebut Kabinet Jokowi Tak Kompak Tangani Covid-19, Tergelitik dengan Beda Suara Akhir PPKM
Bahkan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, kabinet Presiden Joko Widodo dianggap oleh pengamat tidak kompak hingga jadi sorotan luar
Namun, Jokowi turut menyebut, Indonesia tidak bisa melakukan lockdown atau penutupan wilayah secara total seperti negara lain.
"Sekali lagi kita ini selalu yang kita jalankan sisi kesehatannya bisa kita tangani, tetapi sisi ekonominya juga pelan-pelan kita jalankan."
"Nggak bisa kita tutup seperti negara lain, lockdown. Lockdown itu artinya ditutup total," sambungnya.
Alasannya, banyak masyarakat yang juga menjerit kala pembatasan dilakukan, seperti saat PPKM Darurat di Jawa dan Bali pada awal Juli 2021 lalu.
Untuk itu, Jokowi pun menyebut lockdown total pun belum tentu bisa membuat permasalahan pandemi Covid-19 ini selesai.
"Kemarin yang namanya PPKM Darurat itu kan namanya semi-lockdown. Itu masih semi saja sudah, saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit, minta untuk dibuka."
Baca juga: Siapa Sebenarnya Ashar Al Ghifari, Sampai Presiden Jokowi Beri Hadiah Tabungan
Baca juga: Outlet Kuliner ini Berikan Menu Gratis Untuk yang Sudah Vaksin, Berlokasi di Simpang Talang Banjar
"Saya rasa Bapak-Ibu juga sama, mengalami yang sama," ujar Jokowi.
"Kalau lockdown, bisa kita bayangkan dan belum bisa menjamin juga dengan lockdown itu masalah (pandemi Covid-19, red) selesai," pungkasnya.
(*)
Berita lainnya seputar penanganan Covid-19
SUMBER: TRIBUN KALTIM