Berita Nasional

PENGAMAT Sebut Kabinet Jokowi Tak Kompak Tangani Covid-19, Tergelitik dengan Beda Suara Akhir PPKM

Bahkan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, kabinet Presiden Joko Widodo dianggap oleh pengamat tidak kompak hingga jadi sorotan luar

Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi -- Kabinet Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin mengenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Indonesia dalam menangani Covid-19 masih menjadi sorotan hingga kini.

Bahkan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, kabinet Presiden Joko Widodo dianggap oleh pengamat tidak kompak hingga jadi sorotan luar negeri.

Internal Pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dinilai tak satu suara dalam menerapkan berbagai kebijakan terkait pandemi Covid-19.

Hal itu turut diamati Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio, ia pun membocorkan sederet indikasi tak harmonisnya kabinet Jokowi dalam menangani pandemi tersebut.

Hendri Satrio juga menyinggung soal hubungan Jokowi dengan PDIP saat ini.

Jokowi dan Megawati
Jokowi dan Megawati (Instagram @pdiperjuangan)

Indonesia yang hingga kini kewalahan menangani lonjakan kasus Covid-19 yang penularannya mencapai angka 50 ribu kasus per hari.

Jokowi pun turut menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat untuk mengendalikan penularan itu.

Belakangan, PPKM Darurat ini berganti nama menjadi PPKM level 4.

Dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul Pengamat Beberkan Indikasi Ketidakkompakan Kabinet Jokowi dalam Penanganan Covid-19, Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menyebut terjadi drama serta indikasi ketidakkompakan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19.

Menurut Hendri, suka atau pun tidak suka dan mau atau tidak mau, persepsi masyarakat juga tergelitik dengan bagaimana pemerintah melakukan penanggulangan Covid-19.

Misalnya, kata Hendri, bagaimana Presiden Jokowi yang menunjuk pentolan Partai Golkar yakni Luhut Binsar Panjaitan dan Airlangga Hartarto sebagai koordinator penanganan pandemi.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Ashar Al Ghifari, Sampai Presiden Jokowi Beri Hadiah Tabungan

Baca juga: Jokowi Jelaskan Alasan Indonesia Tak Bisa Lockdown : Masih Semi Saja, Semuanya Sudah Menjerit

Baca juga: Aktivis HMI Ditangkap Dekat Rumah Karena Unggah Gambar Ajakan Unjuk Rasa Untuk Copot Presiden Jokowi

Hal itu pula disampaikan Hendri Satrio dalam diskusi Polemik Trijaya yang bertajuk 'Ekonomi Politik Pandemi', Sabtu (31/7/2021).

"Sehingga persepsi masyarakat sedang ada perenggangan atau perpecahan Pak Jokowi dengan PDIP.

Karena yang dipilih dua-duanya orang Golkar," kata Hendri.

Bahkan Hendri menyoroti soal kejadian yang dianggapnya lucu dalam kabinet.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved