Breaking News:

Insentif Tenaga Medis Tertunda

Proses Pencairan Insentif Tenaga Medis di RSUD Raden Mattaher Masih Tertunda, Ini Penyebabnya

Berita Jambi - Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengakui adanya keterlambatan pembayaran insentif tersebut.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Rahimin
Zulkifli azis
Johansyah. Proses Pencairan Insentif Tenaga Medis di RSUD Raden Mattaher Masih Tertunda, Ini Penyebabnya 

Proses Pencairan Insentif Tenaga Medis di RSUD Raden Mattaher Masih Tertunda, Ini Penyebabnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pencairan insentif bagi tenaga medis di RSUD Raden Mattaher masih tertunda.

Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengakui adanya keterlambatan pembayaran insentif tersebut.

"Pencairan sebelumnya sudah dilakukan. Kita juga sudah melakukan refocusing untuk anggaran, terutama untuk kesehatan, termasuk insentif," katanya.

Namun, proses realokasi anggaran tersebut baru selesai setelah peraturan gubernur (pergub) ditandatangani oleh Gubernur Jambi definitif, Al Haris beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kekosongan jabatan gubernur definitif dan penundaan pelantikan Gubernur Jambi juga berpengaruh terhadap proses pencairan insentif untuk tenaga kesehatan ini.

Saat ini prosesnya dalam tahap administrasi untuk pencairan dalam enam bulan terakhir. "Untuk prosesnya, saat ini sedang dilengkapi," selanya.

Pembayaran insentif itu nantinya akan disalurkan ke tenaga medis di RSUD Raden Mattaher dan tempat isolasi di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Untuk diketahui, sudah enam bulan insentif di RSUD Raden Mattaher belum diterima tenaga medis yang menangani Covid-19.

Terkait kapan dan berapa insentif yang dicairkan, Johansyah belum bisa merincikan lebih lanjut. Namun dia bilang, jika prosesnya sudah selesai, Pemprov Jambi akan segera mencairkan insentif bagi tenaga medis tersebut.
(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Insentif Tenaga Kesehatan RSUD Raden Mattaher Masih Belum Dibayar Sejak Januari 2021

Mencuri Mobil di Kota Jambi, Warga Sarolangun dan Merangin Ini Ditangkap Polisi di Tabir Selatan

80 Desa dan Kelurahan di Batanghari Berstatus ODF, Dinas Kesehatan Targetkan 2021 Capai 80 Persen

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved