Sejarah Indonesia

Cerita Soekarno yang Mendadak Ampuni Agen CIA yang Ingin Membunuhnya Gegara Bertemu Wanita Ini

Kala itu, Soekarno merasa marah besar atas rencana pembunuhan terhadap dirinya yang ingin dilakukan agen AS tersebut.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Soekarno dengan jas kesukaannya Merek favoritnya Arrow dari Amerika 

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam sebuah buku berjudul 'Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia' menceritakan bahwa Presiden RI pertama Indonesia itu membebaskan agen CIA yang hendak membunuh dirinya.

Bung Karno bahkan memutuskan untuk melepaskan agen CIA AS itu karena alasan besar.

Ternyata keputusan Soekarno itu didorong karena wanita cantik ini yang berhasil luluhkan hati Bung Karno.

Kala itu, Soekarno merasa marah besar atas rencana pembunuhan terhadap dirinya yang ingin dilakukan agen AS tersebut.

Soekarno pun telah siap memberikan hukuman kepada agen bersangkutan, namun semua itu sirna usai hatinya luluh karena sosok wanita.

Presiden Soekarno
Presiden Soekarno ((Dok. Kompas/Song))

Siapakah sosok wanita itu dan bagaimana kisahnya?

Pada tahun 1958 meletuslah Pemberontakan Rakyat Semesta ( Permesta ) di kawasan Indonesia Timur.

Tidak cuma pasukan lokal yang terlibat dalam aksi makar tapi juga melibatkan dukungan dari militer AS dan para agen CIA.

Militer AS yang berpangkalan di Filipina (Clark Air Force Base) memberi dukungan pesawat-pesawat tempur,

persenjataan dan logistik lain kepada para pemberontak dan para agen CIA demi melumpuhkan pemerintahan RI.

Presiden Soekarno (Bung Karno) yang sudah memahami bahwa dirinya menjadi orang yang diincar untuk dibunuh oleh para agen CIA sebenarnya sangat marah.

Menurut Bung Karno seperti tertulis dalam buku biografi Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, PT Media Pressindo 2007,

jika CIA memang menargetkan dirinya mereka tidak perlu menjadi pilot-pilot pesawat tempur Permesta (AUREV) dan membunuhi warga sipil.

Maka ketika salah satu pesawat pembom B-25 yang diterbangkan agen CIA, Allan Pope, berhasil ditembak jatuh oleh pesawat tempur AURI/TNI AU.

Baca juga: Soekarno Pernah Ngamuk di Gedung Putih Gegara Sikap Presiden AS yang Dianggap Remehkan Indonesia

Baca juga: Ketika Soekarno Ditembak Jarak 7 Meter Saat Sholat Idul Adha, Pandangan Pelaku Mendadak Kabur

Baca juga: Dukun Sakti Jambi Bikin Presiden Soekarno Kaget, Kisah Marga Serampas yang Mengagumkan

Allan Pope sendiri tertangkap dan ketika diadili langsung dijatuhi hukuman mati.

Hal itu karena aksi kejahatan yang dilakukannya sulit diampuni.

Pemerintah AS yang saat itu berada di bawah pemerintahan John F Kennedy, berusaha keras melobi Bung Karno agar membebaskan Allan Pope dari hukuman dan segera memulangkannya ke AS.

Upaya Gedung Putih (Washington) untuk melobi Bung Karno sebenarnya menemui kesulitan.

Tapi setelah istri Allan Pope boleh bertemu dengan Bung Karno, sambil menangis tersedu-sedu dan memohon, wanita yang terbilang cantik itu akhirnya berhasil meluluhkan hati Bung Karno.

Dalam berbagai sumber buku yang menulis tentang Bung Karno, Presiden pertama RI ini memang akan selalu luluh

ketegaran hatinya setiap berhadapan dengan wanita cantik yang datang sambil ‘merengek-rengek’.

Presiden Pertama RI Soekarno
Presiden Pertama RI Soekarno (Tribunnews.com)

Atas bujukan istri Allan Pope, agen CIA yang sebenarnya selalu mendapat perlakuan baik itu,

Melalui grasi Presiden, diam-diam memang dibebaskan Bung Karno dan secara rahasia kemudian dipulangkan ke AS.

Baca juga: Niat Sholat Dhuha dan Manfaat Mengerjakan Sholat Dhuha, Dilindungi Dari Segala Keburukan

Baca juga: Menteri PUPR dan Gubernur Sulbar Pembicara Peluncuran Tribun-Sulbar.com, Portal ke-53 Tribun Network

Baca juga: Kopassus Jadi Guru 2 Sniper Brunei Darussalam, Didikan Keras Baret Merah Telurkan Hasil Positif

(Sumber Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, PT Media Pressindo, 2007/Tribunjambi.com).

Berita lainnya seputar Soekarno

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved