Kopassus

AKSI Doni Monardo Kala Jalani Misi Bareng Kopassus, Denjaka dan Kopaska Lawan Perompak Somalia

Doni Monardo diketahui pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres dan juga Danjen Kopassus.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunjambi.com
Doni Monardo bersama Kopassus, Denjaka dan Kopaska saat misi lawan perompak Somalia 

Strategi diatur. Helikopter Bolkow yang berpangkalan di KRI Yos Sudarso melakukan pengintaian pada 4 April 2011.

Sempat tercetus untuk melakukan operasi pada malam hari dengan memanfaatkan kegelapan malam.

Namun keberhasilan fifty-fifty, karena lokasi para ABK belum diketahui.

Satgas Muhibah yang melakukan pengintaian terus memberi laporan perkembangan.

Baca juga: Sidang Kasus Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Sarolangun akan Dimulai Kamis 29 Juli 2021 Ini

Baca juga: Soeharto Pernah Dibuat Geram Oleh Aksi Premanisme, Besoknya Banyak Pria Bertato Ditemukan Tewas

Baca juga: BPJN Jambi Lanjutkan Program PKT Revitalisasi Drainase, Serap 1000 Lebih Tenaga Kerja Lokal

Selain penyiapan operasi militer, pihak PT Samudera Indonesia juga melakukan negosiasi dengan para perompak, mengingat keselamatan ABK harus diutamakan.

Akhirnya pada 30 April pembayaran dilakukan PT Samudera Indonesia kepada para perompak.

Namun di tengah para perompak terjadi perselisihan.

Pembebasan kapal dan ABK menjadi kian tak pasti.

Ada kemungkinan setelah dibebaskan akan ada kelompok lain yang menyandera.

Saat itu, pasukan Denjaka segera mengejar para perompak yang turun dari MV Sinar Kudus, sekaligus mencegah pembajakan ulang.

Sejumlah perahu milik perompak dikejar dan ditenggelamkan.

Para perompak juga dihabisi.

Satgas Merah Putih Melakukan operasi militer dan juga melakukan pengejaran hingga ke garis pantai Somalia setelah para sandera dibebaskan

Atas keberhasilannya membebaskan seluruh ABK, Kolonel Laut (Pelaut) Achmad Taufiqoerrochman diberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Laksamana Pertama TNI.

Presiden juga memberikan tanda jasa Santi Dharma masing-masing kepada Letkol (Infanteri) Sabri (Danton Ban Sat-81/Gultor), Kolonel (Marinir) Suhartono, (Dandenjaka) dan Letkol (Penerbang) Ronald Lucas Siregar (Pilot Boeing 474-400) yang bertugas dalam misi pembebasan itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved