Kopassus

AKSI Doni Monardo Kala Jalani Misi Bareng Kopassus, Denjaka dan Kopaska Lawan Perompak Somalia

Doni Monardo diketahui pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres dan juga Danjen Kopassus.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunjambi.com
Doni Monardo bersama Kopassus, Denjaka dan Kopaska saat misi lawan perompak Somalia 

TRIBUNJAMBI.COM - Misi pembebasan Kapal MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia pernah menjadi aksi membanggakan militer Indonesia di mata dunia.

Misi itu terjadi pada tahun 2011, saat Indonesia dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Seperti yang diketahui, para sandera dan awak kapal berasal dari Indonesia.

Kala itu sosok yang turut dalam misi adalah Letjen Doni Monardo yang saat itu masih di Kopassus.

Doni Monardo diketahui pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres dan juga Danjen Kopassus.

Ia memulai karier di militer di Para Komando Korps Baret Merah Kopassus tahun 1986.

Doni Monardo juga pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus.

Doni Monardo yang Pernah jadi Wakil Komando Operasi Pembebasan Sandera Perompak Somalia
Doni Monardo yang Pernah jadi Wakil Komando Operasi Pembebasan Sandera Perompak Somalia (Tribunnews)

Setelah menjalani pendidikan sebagai pasukan khusus, Doni muda pun langsung diterjunkan ke palagan konflik Timor Timur.

Satu di antara misi yang melambungkan namanya kala itu ialah operasi pembebasan penyanderaan Kapal MV Sinar Kudus oleh para perompak Somalia.

Operasi pembebasan sandera kapal MV Sinar Kudus ini merupakan sebuah operasi untuk membebaskan awak kapal yang disandera di Somalia.

Dalam pembebasan ini dibentuk dengan nama Satgas Merah Putih.

Satuan tugas militer ini juga dibentuk untuk menyelamatkan awak kapal MV Sinar Kudus yang dibajak perompak secara milter.

Satgas itu melibatkan dua kapal fregat, yakni KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dan KRI Yos Sudarso-353, satu kapal LPD KRI Banjarmasin-592 dan satu helikopter, “sea riders” dan LCVP.

Personel yang dikerahkan terdiri dari pasukan khusus dari Kopassus (Satuan 81/Penanggulangan Teror), Korps Marinir ( Denjaka ) dan Kopaska.

Operasi ini membuat Doni Monardo juga mendapat kenaikan pangkat menjadi brigadir jenderal.

Baca juga: DERETAN Nama Danjen Kopassus Pertama hingga Kini, Orang Belanda Jadi Pimpinan Pertama Baret Merah

Baca juga: SPR-2 Jadi Senapan Runduk Andalan Kopassus yang Diproduksi PT Pindad, Intip Kehebatannya

Baca juga: BUKTI Kopassus Jadi Lawan Berat Tentara Asing, Video Baret Merah Duel Sama Tentara Singapura Viral

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved