Breaking News:

Kopassus

SPR-2 Jadi Senapan Runduk Andalan Kopassus yang Diproduksi PT Pindad, Intip Kehebatannya

Senapan yang digunakan oleh para penembak jitu atau sniper ini bahkan membuat begidik negara-negara lain karena kehebatannya.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNNEWS/GITA IRAWAN
(Ilustrasi) Senapan Sniper SPR-2 karya anak bangsa begitu diakui oleh dunia 

TRIBUNJAMBI.COM - PT Pindad sebagai perusahaan penghasil persenjataan banyak diantara persenjataannya menjadi andalan TNI yang kemudian dilirik oleh negara lain.

Persenjataan yang dihasilkan dari dalam negeri ini juga dipergunakan oleh TNI dari tiga matra, termasuk juga pasukan elite yang dimiliki oleh TNI.

Bahkan dengan senjata karya anak bangsa ini TNI mampu menyabet berbagai penghargaan di kejuaraan internasional yang diselenggarakan oleh tentara negara-negara sahabat.

Satu diantara yang jadi andalan yakni Senapan Runduk SPR-2 yang juga digunakan oleh Kopassus.

Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
Komando Pasukan Khusus (Kopassus) (Ilustrasi)

Senapan yang digunakan oleh para penembak jitu atau sniper ini bahkan membuat begidik negara-negara lain karena kehebatannya.

Saat Seminar Pasukan Operasi Khusus Indonesia-Australia (SOF) ke-25 untuk kerja sama 25 tahun antara pasukan khusus Indonesia dan Australia diprakarsai oleh Komando Pasukan Operasi Khusus (SOCOMD), dengan dukungan Angkatan Pertahanan Australia (ADF), berlangsung di Holsworthy , Sydney, Australia.

Media Australia mengulas dan menantikan apa yang akan dipamerkan oleh TNI yang mengirimkan Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Sat Bravo 90 TNI AU.

Satu diantara yang dinantikan adalah senapan runduk SPR-2 yang mampu menembus lapisan tank.

SPR-2 senapan sniper Kopassus buatan PT Pindad
SPR-2 senapan sniper Kopassus buatan PT Pindad (IST)

Sejumlah senjata canggih yang digunakan oleh pasukan khusus Indonesia dan Australia dipamerkan pada Juli 2018.

Satu diantara yang membuat penasaran yakni senapan sniper Kopassus, produksi PT Pindad Indonesia, SPR-2 yang berhasil mencengangkan militer internasional karena dapat menembus kendaraan lapis baja atau tank tempur.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved