Kopassus
SPR-2 Jadi Senapan Runduk Andalan Kopassus yang Diproduksi PT Pindad, Intip Kehebatannya
Senapan yang digunakan oleh para penembak jitu atau sniper ini bahkan membuat begidik negara-negara lain karena kehebatannya.
TRIBUNJAMBI.COM - PT Pindad sebagai perusahaan penghasil persenjataan banyak diantara persenjataannya menjadi andalan TNI yang kemudian dilirik oleh negara lain.
Persenjataan yang dihasilkan dari dalam negeri ini juga dipergunakan oleh TNI dari tiga matra, termasuk juga pasukan elite yang dimiliki oleh TNI.
Bahkan dengan senjata karya anak bangsa ini TNI mampu menyabet berbagai penghargaan di kejuaraan internasional yang diselenggarakan oleh tentara negara-negara sahabat.
Satu diantara yang jadi andalan yakni Senapan Runduk SPR-2 yang juga digunakan oleh Kopassus.

Senapan yang digunakan oleh para penembak jitu atau sniper ini bahkan membuat begidik negara-negara lain karena kehebatannya.
Saat Seminar Pasukan Operasi Khusus Indonesia-Australia (SOF) ke-25 untuk kerja sama 25 tahun antara pasukan khusus Indonesia dan Australia diprakarsai oleh Komando Pasukan Operasi Khusus (SOCOMD), dengan dukungan Angkatan Pertahanan Australia (ADF), berlangsung di Holsworthy , Sydney, Australia.
Media Australia mengulas dan menantikan apa yang akan dipamerkan oleh TNI yang mengirimkan Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Sat Bravo 90 TNI AU.
Satu diantara yang dinantikan adalah senapan runduk SPR-2 yang mampu menembus lapisan tank.

Sejumlah senjata canggih yang digunakan oleh pasukan khusus Indonesia dan Australia dipamerkan pada Juli 2018.
Satu diantara yang membuat penasaran yakni senapan sniper Kopassus, produksi PT Pindad Indonesia, SPR-2 yang berhasil mencengangkan militer internasional karena dapat menembus kendaraan lapis baja atau tank tempur.
Lalu seperti apa kehebatan SPR-2 ini?
Tribunjambi.com melansir dari Intisari Indonesia tak hanya dikenal jago menembak dengan menumbangkan tim-tim elite seperti AS, Australia, dan Inggris dalam Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2015.
Namun juga memiliki senjata perang yang canggih, senapan penembak runduk yang mampu menembus tank.
Senapan penembak runduk (SPR) memang tidak banyak diproduksi karena jumlah pemakainya tidaklah sebanyak pengguna pistol dan senapan serbu.
Tercatat, hanya Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa yang mau memproduksi senapan penembak runduk.