Kopassus
SPR-2 Jadi Senapan Runduk Andalan Kopassus yang Diproduksi PT Pindad, Intip Kehebatannya
Senapan yang digunakan oleh para penembak jitu atau sniper ini bahkan membuat begidik negara-negara lain karena kehebatannya.
Alur spiral ini akan memutar peluru agar diperoleh akurasi yang tinggi serta kestabilan aerodinamis peluru.
Sedangkan twist mengacu ke sekali putaran. RH381 mm (15”) berarti dalam setiap 381 mm, peluru mengalami satu putaran.
Akibat putaran ini peluru yang masuk ke dalam senapan mampu melesat dengan kecepatan rata-rata 900 m/detik (3.240 km/jam) dengan jangkauan 2 km.
Akan tetapi peluru yang dipakai bukanlah peluru sembarangan.
Senapan ini menggunakan peluru berkaliber 12,7 x 99 mm, dengan kapasitas antara 5-10 butir.

Berbeda dengan pendahulunya, SPR 3 yang hanya menggunakan peluru berkaliber 7,62 x 51 mm.
Selain kaliber besar, peluru untuk SPR ini terbuat dari baja yang kekuatan materialnya lebih kuat daripada baja kendaraan.
Itulah beberapa alasan ia mampu menembus lapisan baja antipeluru hingga ketebalan 10 mm.
Bicara soal peluru, SPR 2 memiliki tiga jenis peluru yang bisa digunakan.
Untuk latihan menembak, biasanya digunakan peluru jenis MU3-M yang tidak memiliki kemampuan menembus baja.
Dua peluru lainnya, MU3-SAM dan MU3-BLAM, mampu menembus kendaraan baja.
Namun, hanya MU3-BLAM yang memiliki bahan peledak di dalamnya.
Semua jenis peluru tersebut juga diproduksi sendiri oleh Indonesia.
Kehebatan SPR 2
Melansir dari Wikipedia, senapan runduk SPR adalah singkatan dari Senapan Penembak Runduk produksi PT. Pindad, Indonesia.
Senapan ini memungkinkan penembak untuk mengatur ketinggian posisi dan stabilitas senapan dengan cara mengatur bipod pada bagian bawah depan laras.