Wamenkes: Kematian Akibat Covid, 94 Persen Mereka yang Belum Vaksin

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 penting untuk menekan laju penularan virus corona di Indonesia.

Editor: Teguh Suprayitno
Stocktrek Images/Getty Images
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA-Saat ini pemerintah tengah gencar melakukan vaksinasi massal.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 penting untuk menekan laju penularan virus corona di Indonesia.

Dante juga menyebut selain mengurangi resiko berat, vaksinasi Covid-19 juga dapat menurunkan angka kematian akibat virus tersebut.

"Kegiatan vaksinasi ini sangat penting, selain melakukan proteksi, dalam laporan yang didapat vaksinasi dapat menurunkan angka kematian akibat Covid-19," ujar Dante dalam keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Kadin Indonesia, Minggu (25/7/2021).

Dalam kesempatan yang sama, dia juga mengatakan bahwa 94 pasien Covid-19 yang meninggal belum melakukan vaksinasi.

"Berdasarkan laporan terakhir, angka kematian akibat infeksi Covid-19 pada beberapa saat ini 90 persen hingga 94 persen adalah mereka yang belum divaksin," katanya.

Lebih lanjut Dante menegaskan bahwa vaksin Covid-19 dapat membantu dalam memperkuat imun tubuh, baik pada saat terinfeksi maupun ketika sudah terpapar Covid-19.

"Dengan adanya vaksinasi akan memberikan respon imun tubuh yang lebih baik. Baik itu apabila belum terinfeksi maupun setelah terinfeksi," tegasnya.

Kendati demikian, Dante mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 tidak akan berhasil tanpa peran serta masyarakat.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeklaim sebanyak 7,1 juta warga ibu kota telah menerima vaksin Covid-19.

"Kita sudah vaksinasi Covid-19 sebanyak 7,1 juta dan harapannya nanti ini bisa lebih luas lagi jangkauannya," kata Anies.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai strategi untuk program vaksinasi Covid-19 di Jakarta, seperti melakukannya hingga ke tingkat RT.

Baca juga: Pasien Covid-19 Dianiaya Warga Saat Isolasi Mandiri, DPR Minta Bupati Toba Tanggung Jawab

Baca juga: Anies Baswedan Klaim IGD di DKI Jakarta Mulai Banyak yang Kosong

Baca juga: Virus Corona Disebut Buatan AS, China hingga Tentara Allah, Begini Kata Mahfud MD

Menurut Anies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menargetkan vaksinasi harian mencapai 100 ribu orang.

"Lalu digerakkan di bawah sampai target RT sampai target RW. Jadi, setiap RW itu harus 100 orang sehari," jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Anies, Pemprov DKI Jakarta dapat mengendalikan proses vaksinasi ini untuk bergerak tepat waktu.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved