Ketika Soekarno Ditembak Jarak 7 Meter Saat Sholat Idul Adha, Pandangan Pelaku Mendadak Kabur

Kapten Dachlan menyampaikan ada upaya pembunuhan dari kelompok Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII)

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
ist
Soekarno 

Kendati demikian, sejumlah jamaah salat Idul Adha mengalami luka akibat tertembak di bahu dan punggung.

"Penembakan yang dilakukan dari jarak sekitar 7 meter (penembak berada di saf ketujuh), meleset," begitu penjelasan dalam buku itu.

Hal ini terlihat mustahil lantaran Sanusi merupakan penembak jitu alias sniper andalan DI/NII.

"Jalan kematian memang bukan kuasa manusia," tulis buku itu.

Namun, berdasarkan pengakuan Sanusi, pandangannya mendadak kabur saat akan menembak.

Yang dilihatnya adalah bayang-bayang sosok Soekarno yang bergeser-geser, dari satu posisi ke posisi lain.

"Karena itulah, tembakannya pun menjadi ngawur," tambah buku tersebut.

Baca juga: Sempat Viral di Sosial Media, Rudi Pemuda Asal Ladang Panjang Sarolangun Ternyata Anak Yatim Piatu

Baca juga: Banyak Daging Kurban, Penjualan Daging di Angso Duo Diprediksi Turun Usai Idul Adha

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved