Ketika Soekarno Ditembak Jarak 7 Meter Saat Sholat Idul Adha, Pandangan Pelaku Mendadak Kabur
Kapten Dachlan menyampaikan ada upaya pembunuhan dari kelompok Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII)
Kendati demikian, sejumlah jamaah salat Idul Adha mengalami luka akibat tertembak di bahu dan punggung.
"Penembakan yang dilakukan dari jarak sekitar 7 meter (penembak berada di saf ketujuh), meleset," begitu penjelasan dalam buku itu.
Hal ini terlihat mustahil lantaran Sanusi merupakan penembak jitu alias sniper andalan DI/NII.
"Jalan kematian memang bukan kuasa manusia," tulis buku itu.
Namun, berdasarkan pengakuan Sanusi, pandangannya mendadak kabur saat akan menembak.
Yang dilihatnya adalah bayang-bayang sosok Soekarno yang bergeser-geser, dari satu posisi ke posisi lain.
"Karena itulah, tembakannya pun menjadi ngawur," tambah buku tersebut.
Baca juga: Sempat Viral di Sosial Media, Rudi Pemuda Asal Ladang Panjang Sarolangun Ternyata Anak Yatim Piatu
Baca juga: Banyak Daging Kurban, Penjualan Daging di Angso Duo Diprediksi Turun Usai Idul Adha