Breaking News:

Pemotongan Hewan Kurban

Cerita di Kampung Melayu Tanjung Jabung Barat Perdana Sembelih Hewan Kurban Setelah 76 Tahun

Berita Tanjab Barat - Seremonial pemotongan hewan kurban di sejumlah tempat adalah pemandangan umum yang terlihat dalam perayaan Idul Adha.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
tribunjambi/samsul bahri
Kedatangan Kapolres AKBP Guntur Saputro dengan membawa seekor sapi ke Parit 10 yang diperuntukkan untuk berkurban. 

Cerita Kampung Melayu Tanjung Jabung Barat Perdana Sembelih Hewan Kurban Setelah 76 tahun

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Idul Adha 1442 Hijriah tahun ini rasanya masih sama dalam lindung di tengah pandemi Covid-19.

Seremonial pemotongan hewan kurban di sejumlah tempat adalah pemandangan umum yang terlihat dalam perayaan Idul Adha.

Mungkin itu bagi kita, namun berbeda dengan cerita dari Kampung Melayu Parit 10 Sungai Saren, Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sudah 76 tahun warga Kampung Melayu Parit 10 ini belum pernah menyembelih hewan kurban.

Selama ini, warga Kampung Melayu Parit 10 Sungai Saren hanya melaksanakan shala idul Adha dan menjalankan kegiatan silaturahmi.

Tidak ada budaya pemotongan hewan kurban usai melaksanakan shalat idul adha. 

Untuk melihat aktivitas pemotongan hewan, mereka harus ke daerah tetangga yang melakukan kurban. Selama ini tidak ada kegiatan penyembelihan hewan kurban yang mereka lakukan.

Hal ini lah yang diungkapkan oleh Zamzam, ketua RT Parit 10 ketika di datangi oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro bersama rekan personil lainnya.

Kedatangan Kapolres dengan membawa seekor sapi ke Parit 10 yang di peruntukkan untuk berkurban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved