Putri Dubes Afghanistan Diculik dan Disiksa dengan Brutal di Pakistan

Sekelompok orang tak dikenal menyerang secara brutal kedutaan besar Afganistan di Pakistan.

Editor: Teguh Suprayitno
Wakil KOHSAR / AFP
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berbicara dalam konferensi pers bersama dengan presiden Afghanistan di Istana Kepresidenan di Kabul pada 19 November 2020. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sekelompok orang tak dikenal menyerang secara brutal kedutaan besar Afganistan di Pakistan.

Putri Duta Besar Afghanistan untuk Pakistan, Silsila Alikhil (26) diculik dan disiksa sekelompok orang di Islamabad, Pakistan.

Dilansir The Guardian, pemerintah kedua negara pada Sabtu (17/7/2021) mengatakan Alikhil ditahan beberapa jam dan mendapat serangan brutal.

Hingga kini, belum ada yang ditangkap terkait serangan brutal pada Jumat (16/7/2021) itu.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan mendesak agar segera dilakukan penyelidikan atas kejahatan ini.

Menurut laporan medis yang didapatkan Associated Press, Alikhil menderita luka pukulan di kepalanya.

Wanita 26 tahun itu juga mengalami luka bekas ikatan tali di pergelangan tangan dan kaki, serta bukti pemukulan.

Dia juga diduga mengalami patah tulang dan tengah dilakukan rontgen untuk memastikannya.

Masih menurut laporan, para penculik menahan Alikhil selama lebih dari 5 jam.

Diketahui Alikhil dilarikan ke rumah sakit di Islamabad oleh polisi.

Belum ada rincian lebih lanjut terkait penculikan atau kondisi Alikhil saat dibebaskan.

Pemerintah Pakistan menyebut serangan itu "mengganggu".

Pihaknya mengatakan keamanan di kediaman Dubes Afghanistan di Islamabad telah diperkuat.

Sementara itu Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan ingin masalah ini diperlakukan sebagai prioritas utama.

Dia juga menyerukan agar pelakunya ditangkap dalam waktu 48 jam, kata Menteri Dalam Negeri Sheikh Rashid Ahmed.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved