Anggota Paskhas TNI Angkatan Udara Diserang Sekelompok Orang di Dogiyai
Dua anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara terluka akibat diserang oleh sekelompok orang di Dogiyai, Papua.
TRIBUNJAMBI.COM - Pengeroyokan sekelompok orang di Dogiyai, Papua, terjadi pada Kamis (15/7/2021)
Lima anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara menjadi sasaran penyerangan tersebut.
Penyerangan terhadap anggota TNI ini ikut memicu terjadinya pembakaran rumah warga di Dogiyai.
Baca juga: Bikin Konten TikTok Prank Malaikat Maut dengan Hadang Truk, Remaja 16 Tahun Berakhir di Kolong Truk
Baca juga: Lembaga Kursus Tata Rias Pengantin Bik Cik Berikan Pelatihan Gratis Untuk Disabilitas
Baca juga: Bos Konter di Lampung Tewas Dibunuh Usai Berhubungan dengan Pasangan Sesama Jenis
Sehingga Warga dilanda ketakutan hingga terpaksa mengungsi ke Koramil.
Selebihnya memilih menyelamatkan diri ke polsek.
Seorang anggota Paskhas kritis dan saat ini dirawat di RSUD Madi, Kabupaten Paniai.
Dua anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara terluka akibat diserang oleh sekelompok orang di Dogiyai, Papua.
Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, salah satu anggota Paskhas bahkan mengalami luka yang cukup serius dan dalam kondisi kritis.
Kedua anggota Paskhas yang diserang warga yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo.
"Memang benar ada laporan dua anggota Paskhas terluka setelah dianiaya warga yang saat itu sedang meminum minuman keras di landasan (runway) Bandara Moanemani," kata Brigjen TNI Iwan Setiawan kepada Antara, Jumat (16/7/2021).
"Akibatnya dua anggota mengalami luka serius, yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo, hingga harus dilarikan ke RSUD Madi," kata Iwan kepada Antara, Jumat (16/7/2021).
Kronologi Penyerangan
Menurut Iwan, kasus ini berawal dari laporan yang diterima anggota Paskhas bahwa ada sekelompok orang yang sedang menikmati minuman keras di runway atau landasan pacu bandara.
Anggota Paskhas dari Yonko 463/Trisula mendatangi sekelompok orang itu dan meminta mereka untuk segera meninggalkan lokasi tersebut.
Sekelompok orang itu mengikuti arahan yang diberikan oleh prajurit TNI AU.