Breaking News:

Lembaga Kursus Tata Rias Pengantin Bik Cik Berikan Pelatihan Gratis Untuk Disabilitas

Hak ini terlihat dari banyaknya lulusan dari lembaga kursus ini, setidaknya ada 1.500 lulusan yang berprofesi sebagai penata rias di Provinsi Jambi.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi
Foto Satu di antara penyandang disabilitas sedang mempersentasikan hasil kerjanya kepada Masturah 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Di Jamannya Lembaga kursus tata rias pengantin Bik Cik cukup menjadi rujukan masyarakat yang ingin menjadi penata rias handal di Jambi.

Hak ini terlihat dari banyaknya lulusan dari lembaga kursus ini, setidaknya ada 1.500 lulusan yang berprofesi sebagai penata rias di Provinsi Jambi.

Namun kini lembaga kurus milik Masturah ini lebih banyak memberikan pelatihan amal ketimbang mencari profit.

Saat ini, lembaga kursus ini telah memberikan pelatihan kepada tujuh penyandang disabilitas yang ada di Jambi, mulai dari yang tidak bisa bicara sampai yang tidak memiliki tangan.

Baca juga: Bos Konter di Lampung Tewas Dibunuh Usai Berhubungan dengan Pasangan Sesama Jenis

Baca juga: Lembaga Kursus Tata Rias Pengantin Bik Cik, Hadir Sejak 1970 Kini Tinggal Mencari Amal

Baca juga: Pemkab Batanghari Keluarkan Surat Edaran Bersama Pelaksanaan Salat Idul Adha, Masih Melihat Zona

Awal mula Masturah memberikan pelatihan kepada penyandang Disabilitas berawal dari saran sahabat masa kecilnya dulu Ida Maryati.

Ida yang aktif di kegiatan sosial dan tergabung di Komunitas Pujakesuma dan memiliki kepedulian khusus terhadap komunitas HWDI Jambi tersebut beberapa waktu lalu menghubungi Masturah untuk memberika pelatihan kepada anggota HWDI dalam hal tata rias pengantin.

Namun saat itu, Masturah menolak ide dari sahabatnya tersebut, dia tidak yakin anak-anak penyandang disabilitas bisa menguasai keahlian tata rias pengantin. Apalagi yang tidak memiliki tangan.

Namun Ida Maryati tidak menyerah dan terus meyakinkan sahabatnya tersebut jika mereka bisa setara dan memiliki kemampuan layaknya orang kebanyakan.

Dua hari setelah itu Masturah berubah pikiran dan mencoba memberikan pelatihan untuk penyandang disabilitas.

Melihat progres yang luar biasa dari penyandang disabilitas ini, wanita yang biasa dipanggil Bik Cik ini ketagihan untuk memberikan pelatihan lebih banyak lagi kepada penyandang disabilitas. Hingga dia meminta ida merekomdasikan lebih banyak penyandang disabilitas lagi.

Baca juga: Rekomendasi Makanan saat Isoman, Batasi Asupan Gula dan Garam

Baca juga: 1,4 Juta Dosis Vaksin Sinopharm dari China Tiba di Indonesia, Dukung Vaksinasi Gotong-royong

Baca juga: Cara Mencegah Jamur pada Aglonema dengan Pupuk Daun dan Fungisida

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved