Breaking News:

Lonjakan Covid di Tebo

Tenaga Kesehatan di RSUD STS Tebo Mulai Kewalahan Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19

Berita Tebo - Berbagai langkah dilakukan RSUD Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, dalam mengatasi banyaknya pasien Covid-19

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rahimin
tribunjambi/hendro herlambang
Direktur RSUD STS Tebo dr Oktavieni. Tenaga Kesehatan di RSUD STS Tebo Mulai Kewalahan Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19 

Tenaga Kesehatan di RSUD STS Tebo Mulai Kewalahan Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Berbagai langkah dilakukan RSUD Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Tebo, dalam mengatasi banyaknya pasien Covid-19 yang dirawat diruang isolasi.

Bahkan, Direktur RSUD STS Tebo dr Oktavieni mengakui, tenaga kesehatan (nakes), saat ini masih kurang dalam menangani pasien yang dirawat. 

"Kita memang kekurangan nakes. Karena ruang isolasi kita yang awalnya hanya mampu menampung 8 pasien kini kita full-kan menjadi 16 pasien. Jadi nakesnya jadi butuh lebih juga," katanya, Kamis (15/7/2021).

"Mekera ini sebenarnya sudah kewalahan," sambungnya.

Dia mengatakan, pihak RSUD STS Tebo sudah melakukan penambahan tenaga perawat yang awalnya hanya ada 13 orang kini menjadi 16 orang, untuk satu ruangan.

"Jadi totalnya saat ini nakes kita untuk ruang isolasi A dan Isolasi B itu ada 32 orang. Sekali jaga ada empat orang, jadi bisa menangani sampai 16 orang pasien," bilangnya.

Penambahan nakes itu kata dia, diambil dari nakes diruangan lain yang memang jumlah pasiennya sedang menurut. Hal itu dilakukan karena statusnya sudah darurat.

"Jadi kita rekrut perawat dari ruangan ini satu, ruangan itu satu, untuk bertugas diurangan iso Covid-19," katanya.

Sejauh ini lanjutnya, belum ada nakes khusus Covid-19 yang terpapar akibat Covid-19 di RSUD STS Tebo.

"Alhamdulillah belum ada karena mungkin mereka yang betugas di bagian Covid ini kan pakai APD lengkap. Namun memang pernah ada nakes kita diluar bagian Covid-19 yang terpapar, kan mereka tidak pakai APD," ujarnya.

Pada update terakhir, sudah ada 33 orang pasien yang meninggal. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif berjumlah 927 atau mendekati seribu orang. Namun pasien sembuh juga bertambah yakni sebanyak 742 orang. (Tribunjambi/hendrosandi)

Dukung Tenaga Kesehatan Hadapi Pasien Covid-19, Kejari Tebo Berikan Bansos dan Vitamin ke RSUD Tebo

Inspektorat Tanjab Barat Gandeng Kejari Untuk Upayakan Pengembalian Kerugian Negara Atas Temuan BPK

Sapta Subrata Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Gantikan Johanis Tanak Yang Dipindah ke Kejagung

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved