Breaking News:

CPNS Kemenag

Sudah Dibuka 9 Hari, Pendaftar CPNS di Kanwil Kemenag Jambi Masih Sepi

Berita Jambi - Pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih sepi

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
tribunjambi/zulkifli
Koordinator Subbag Kepegawaian dan hukum Kanwil Kemenag Provinsi Jambi M Thoif 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah dibuka sejak 7 Juli 2021 lalu, jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Kanwil Kemenag Provinsi Jambi masih sepi. 

Hingga pukul 10.00 WIB Kamis (15/7/2021), Sub koordinator Subbag Kepegawaian dan hukum Kanwil Kemenag Provinsi Jambi M Thoif menyatakan untuk CPNS baru sebanyak 90 orang yang mendaftar. 

"Kalau dibanding sebelum-sebelumnya ini tergolong minim, biasanya kalau sudah dibuka pendaftar langsung membludak," kata M Thoif.

Ia menambahkan, masih minimnya pendaftar ini bisa jadi karena jumlah formasi CPNS yang dibuka sedikit yakni sebanyak 12 lowongan. Dengan rincian 8 jabatan ahli pertama penghulu. Lalu sisanya masing-masing satu jabatan pranata komputer, statistisi, analisis wakaf, dan satu jabatan penyusun bahan pengawasan penyelenggaraan ibadah haji khusus atau umrah. 

"Atau bisa jadi calon pendaftar baru mendaftar jelang-jelang penutupan," sebutnya.Untuk masa pendaftaran CPNS sendiri masih akan dibuka hingga 21 Juli 2021 mendatang.

Sementara itu untuk penerimaan PPPK lebih banyak dari CPNS, yakni 202 orang.
Namun untuk pendaftar PPPK hingga saat ini belum diketahui karena belum terdeteksi oleh pihak kemenag melalui website sscn.

Thoif menjelaskan, untuk syarat PPPK yang mendaftar tes tahun ini adalah eks K2 yang sudah terdaftar dan diverifikasi oleh BKN di tahun 2019. 

"Jumlahnya ada 202 sama dengan jumlah formasinya, dan untuk syarat pendaftaran lain kita belum tahu apa masih ada sisa yang terdaftar berikutnya, yang jelas 202 ini mereka sudah terverifikasi BKN sebelumnya," sebut Thoif.

Untuk tempat pelaksanaan tes, kata Thoif hingga kini belum ada informasi pasti karena sekarang sedang dalam progres menyelesaikan petunjuk teknisnya (Juknis). 

"Ketika ada SKD kita akan tetap kerja sama dengan BKN, sedangkan untuk selanjutnya apakah nanti akan ditempatkan di UPT BKN atau berbasis kewilayahan seperti SKB CPNS tahun 2020 lalu mungkin nanti ada ketentuan lebih rijit tentang itu," katanya.

Thoif menjelaskan alur CPNS dan PPPK yang pertama harus menyelesaikan seleksi administrasi, ada masa sanggah, lalu tes SKD dan SKB. 

Untuk anggaran tes, Thoif mengatakan sudah dialokasikan di Kanwil Kemenag, tinggal menunggu desain dan skema pelaksanaan tes kedepan. 

"Apakah daring, atau daring dengan titik yang terpusat ini bersentuhan dengan komponen pembiayaan," pungkasnya.(tribunjambi/zulkipli)

Instansi yang Sepi Peminat di CPNS dan PPPK 2021, Ada yang Dilamar 10 Orang Saja

Forum Resto Cafe Jambi Dukung PPKM Mikro, Meski Harus Membayar Mahal dari Dampak yang Diberikan

Baca juga: PHRI Jambi: PPKM Berdampak Pada Industri Perhotelan dan Restoran di Jambi, Okupansi Hotel Menurun

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved