Breaking News:

BUMDes di Batanghari Mati Suri

Puluhan BUMdes di Batanghari Mati Suri, Dinas PMD Sudah Lakukan Monitoring dan Sosialisasi

Berita Batanghari - Pengelolaan Badan Usaha Miliki Desa (BUMdes) di Kabupaten Batanghari masih menghadapi sejumlah kendala

Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
tribunjambi/musawira
Sumadi Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD Batanghari. Puluhan BUMdes di Batanghari Mati Suri, Dinas PMD Sudah Lakukan Monitoring dan Sosialisasi 

Puluhan BUMdes di Batanghari Mati Suri, Dinas PMD Sudah Lakukan Monitoring dan Sosialisasi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pengelolaan Badan Usaha Miliki Desa (BUMdes) di Kabupaten Batanghari masih menghadapi sejumlah kendala.

Alhasil tak sedikit kegiatan BUMdes yang vakum alias mati suri.

Dari 110 desa di Batanghari, hanya 80 BUMdes dalam kategori aktif dan selebihnya mati suri.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Batanghari Sumadi mengatakan, tidak ada desa di Kabupaten Batanghari yang belum memiliki BUMdes seluruh desa sudah membentuk BUMdes.

Menurutnya, untuk 80 BUMdes yang masih aktif sudah ada memberikan kontribusi terhadap PAD desa meskipun tidak sebesar apa yang diharapkan, tapi sudah mulai ada memberikan kontribusi.

“Ada sekira 30 BUMdes kegiatannya yang vakum, tentu kendala yang ditemukan dari sisi SDM atau mungkin tidak ada dukungan dari pemerintah desa setempat,” katanya, Rabu (14/7/2021).

Katanya, untuk yang mati suri ini pihaknya selalu melakukan pembinaan.

Beberapa hari belakangan ini sudah melakukan pertemuan terkait sosialisasi PP nomor 11 tentang BUMdes dan Permendes nomor 3 tahun 2021 tentang pendaftaran, Pendataan dan Pemeringkatan, Pembinaan dan Pengembangan, dan Pengadaan Barang dan/atau Jasa BUMdes.

Seluruh BUMdes harus melakukan pendaftaran ulang walaupun BUMdes tersebut pernah melakukan registrasi hal ini terkait dengan adanya PP nomor 11 dan Permendes nomor 3 tahun 2021.

Maka dari itu, diharapkan BUMdes dapat melakukan pendaftaran ulang melalui online yang langsung terhubung ke Kemendesa  RI.

“Daftar ulang ini kaitannya dengan berbadan hukum. Kita sudah melakukan monitoring dan sosialisasi progresnya lumayan sudah baik. Ada sekira 90 persen pendaftar dan saat ini pemerintah desa sedang mempersiapkan itu,” pungkasnya.(tribun jambi/musawira)

BUMDes di 107 Desa Tebo Mati Suri, Kadis PMD Nafri Junaidi Sebut Karena Tergesa-gesa

Kejati Jambi Gelar Kegiatan Sosial Sambut Hari Bhakti Adhyaksa dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini

Ribuan Hektar Lahan Tidur di Kabupaten Tebo Belum Dimanfaatkan, Ini Langkah Pemkab Tebo

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved