Breaking News:

Berita Batanghari

Pemkab Batanghari Ajukan Pinjaman Rp 200 Miliar untuk Infrastruktur Jalan Sektor Pertanian

Hal ini disampaikan Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief saat menyampaikan pidato nota pengantar rencana Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Pla

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari mengajukan pinjaman daerah pada 2022 mendatang kepada lembaga keuangan bank sebesar Rp 200 Miliar.

Hal ini disampaikan Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief saat menyampaikan pidato nota pengantar rencana Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) RAPBD 2022 dalam rangka rapat paripurna DPRD Kabupaten Batanghari.

Fadhil Arief mengatakan, pinjaman senilai Rp 200 miliar itu merupakan penerimaan pembiayaan yang direncanakan pada 2022 mendatang, telah disampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Batanghari.

Dana pinjaman itu bakal dipakai untuk pembangunan infrastruktur dengan rincian pembangunan jalan sebesar Rp 157 miliar dan pembangunan gedung sebesar Rp 43 miliar.

“Saya sampaikan bahwa pinjaman ini untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Infrastruktur yang membuat ekonomi masyarakat meningkat,” kata Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, Rabu (14/7/2021).

Ia mengetahui bahwa masyarakat Kabupaten Batanghari 80 persen adalah petani. Bagaimana mereka lancar pergi ke lahan pertaniannya baik tanaman pangan, kebun dan kolam ikan serta lancar membawa hasilnya keluar.

"Kalau ini tidak kita siapkan nanti tidak akan optimal produksinya. Nilai tukar petani akan sulit naik karena begitu besar biaya yang mereka tanggung karena jalan yang tidak baik tadi," katanya.

Ia memberikan perumpamaan misalnya saat ini dari Desa Bungku ke Muara Bulian jarak tempuh 37 kilometer, namun saat ini memerlukan waktu 2 jam 30 menit. Jadi kalau infrastruktur ini dibenahi maka hanya perlu waktu 30 menit hingga sampai ke Muara Bulian. Begitu banyak waktu yang hemat.

“Kalau ini kita lambatkan pembangunannya maka akan lambat pula manfaat yang dirasakan. Karena anggaran yang tersedia saat ini tidak mencukupi maka kita coba tutupin dengan pinjaman. Sudah kita hitung dan kita mampu mengangsurnya pada tahun berikutnya,”

"Sudah saya sampaikan saat ini sedang dibahas oleh anggota dewan. Saya optimis bahwa anggota DPRD kita dipilih masyarakat Batanghari rata-rata sangat mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Batanghari," pungkasnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Sarolangun Mulai Direalisasikan, Dalam Waktu Dekat Bakal Digelar

Baca juga: Manfaat Kunyit Dapat Menurunkan Tekanan Darah, Bisa Diolah Jadi Jamu atau Air Seduhan

Baca juga: Indikasi Bank Indonesia, Kegiatan Dunia Usaha Terakselerasi Pada Triwulan Kedua 2021

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved