Breaking News:

Zona Orange dan Kuning Covid-19 di Jambi Boleh Menggelar Salat Idul Adha di Masjid

Gubernur Jambi Al-Haris mengatakan, tidak ada larangan salat idul adha tersebut hanya diberlakukan untuk wilayah atau kabupaten kota di Provinsi Jambi

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
zulkifli azis
Al Haris Carikan Solusi Bijaksana Masalah BOT Pasar Angso Duo 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi mengizinkan pelaksanaan hari raya Idul Adha untuk wilayah Zona orange dan kuning meski dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Gubernur Jambi Al-Haris mengatakan, tidak ada larangan salat idul adha tersebut hanya diberlakukan untuk wilayah atau kabupaten kota di Provinsi Jambi yang zona orange dan kuning.

Sementara, untuk zona merah tetap dikecualikan untuk tidak melakukan salat idul adha.

“Tapi kita mengharapkan untuk salat di masjidnya dapat diatur dengan baik, khusunya prokesnya, termasuk kita akan mengahadapi salat Idul Adha nanti,” kata dia, Selasa (13/7/2021).

Lanjutnya, khusus untuk wilayah yang zona merah memang harus ada kewaspadaan dan sikap kehati-hatian. Jangan sampai nantinya di zona merah ini malah membahayakan orang banyak. Kemudian juga, terkait salat idul adha nantinya, pemerintah kabupaten kota dan tim satgas Covid-19, akan melakukan pemetaan di setiap wilayah.

Nantinya, mereka akan melihat kondisi lapangan, jika nantinya ditemukan zona yang membahayakan, maka diharapkan tak melakukan aktifitas keagamaan.

“Kalau yang tak zona merah itu tadi akan dilihat dari tingkat sebarannya, kemudian tidka ada angka kematian maka boleh melakukan salat idul adha,” tambahnya.

Saat ini, Pemprov Jambi juga telah melakukan pertemuan dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, kemudian Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah Provinsi Jambi terkait salat idul adha di provinsi Jambi.

Sementara itu, Plt Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Zoztafia mengimbau kepada masyarakat, terkait pelaksanaan penyembelihan hewan kurban sendiri harus dilakukan di ruang terbuka, dan bukan di lingkungan masjid. Sehingga tak menimbaulkan banyak kerumunan orang.

“Pemotongannya bukan di lingkungan masjid, tapi di ruang tebuka atau dilapangan,” kata dia.

Selanjutnya, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan Covid-19 di Provinsi Jambi saat melakukan salat idul adha di Provinsi Jambi. Sehingga tidak menularkan virus ke banyak orang.

Baca juga: Meminimalisir Kerumunan, Pemkab Bungo Minta Masyarakat untuk Potong Hewan kurban di Banyak Tempat

Baca juga: Puluhan Warga Sungai Bahar yang Jalani Isoman Makin Membaik, Satgas Covid-19 Ajak Rutin Berolahraga

Baca juga: Cara Mengembalikan Indra Penciuman yang Hilang Karena Covid-19

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved