Breaking News:

Berita Bungo

Meminimalisir Kerumunan, Pemkab Bungo Minta Masyarakat untuk Potong Hewan kurban di Banyak Tempat

Pemkab Bungo meminta masyarakat tidak mengumpulkan semua hewan kurban di satu Masjid. Hal itu dilakukan untuk menghindari perkumpulan orang dalam juml

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Angka penularan virus Covid-19 di Kabupaten Bungo masih tinggi. Saat ini puluhan masyarakat masih dinyatakan positif Covid-19.

Penularan virus tersebut terdapat dari berbagai cluster, ada yang dari perjalanan keluar kota, hasil tracking dan lain sebagainya.

Untuk tidak meluasnya virus tersebut, Pemerintah Kabupaten Bungo melarang masyarakat untuk melakukan kumpul atau melakukan kerumunan.

Saat ini, ada kekhawatiran tersendiri terhadap kegiatan masyarakat yang bakal melakukan pemotongan hewan kurban. Biasanya, pada pemotongan hewan kurban terjadi kerumunan.

Untuk itu, Pemkab Bungo meminta masyarakat tidak mengumpulkan semua hewan kurban di satu Masjid. Hal itu dilakukan untuk menghindari perkumpulan orang dalam jumlah banyak saat melakukan pemotongan dan pembagian daging kurban.

Plt Sekdin Peternakan dan perikanan Kabupaten Bungo, Enggar Tri Wahyudi meminta pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilaksanakan disetiap RT atau Kampung untuk memecah kerumunan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Misalnya 6 ekor dilakukan pemotongan di satu Masjid, ini yang menimbulkan kerumunan," kata Enggar belum lama ini.

Enggar juga akan menurunkan petugas dari Dinas Peternakan untuk memantau pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban yang ada di wilayah kota.

"Tahun lalu kita lakukan pembinaan langsung kepada pengurus masjid bagaimana cara melakukan pemotongan hewan yang benar," tambahnya.

Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban lokal dari petani saja. Tidak melakukan pembelian hewan kurban dari luar daerah.

Karena kondisi hewan kurban yang ada di Bungo sudah melalui pemeriksaan kesehatan oleh petugas.

"Jika membeli dari luar daerah silahkan minta petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan tersebut," tutur Enggar.

Baca juga: Puluhan Warga Sungai Bahar yang Jalani Isoman Makin Membaik, Satgas Covid-19 Ajak Rutin Berolahraga

Baca juga: Cara Mengembalikan Indra Penciuman yang Hilang Karena Covid-19

Baca juga: Penerapan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved