Breaking News:

Berita Nasional

Singapura Tak Akui Vaksin Sinovac, Namun Ahli Himbau Masyarakat Tak Perlu Ragu Pakai Vaksin Ini

Pasalnya, sesuai instruksi dan pernyataan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui vaksin Covid-19 Sinovac untuk penggunaan darurat.

https://www.takecarepharmacy.com/
Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, China, mengumumkan data awal yang positif dari uji klinis Fase I / II vaksin Covid-19, CoronaVac. Vaksin ini menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang baik. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berita soal pemerintah Singapura yang menyatakan tidak mengakui vaksin Covid-19 Sinovac baru-baru ini dalam program vaksinasi nasional jadi sorotan dunia, khususnya Indonesia.

Bahkan banyak beberapa negara yang sudah menggunakan vaksin itu, termasuk Indonesia.

Seakan membantah soal vaksin Sinovac tidak manjur menangkal Covid, Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Tjandra Yoga Aditama buka suara.

Vaksin corona Sinovac
Vaksin corona Sinovac (Rara khushshoh)

Dirinya meminta agar masyarakat untuk tidak ragu disuntik oleh vaksin Sinovac buatan perusahaan China tersebut.

Pasalnya, sesuai instruksi dan pernyataan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui vaksin Covid-19 Sinovac untuk penggunaan darurat.

"Sinonavac merupakan satu dari sedikit vaksin yang sudah di-approve WHO. Jadi, saya ingin menekankan jangan ragu-ragu karena ada pendapat Singapura ini, (jangan) membuat kita ragu-ragu dengan vaksin ini," ujar Tjandra yang dikutip dari ANTARA, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Nasib Orang yang Divaksin Sinovac di Singapura, Akan Sulit Masuk ke Beberapa Tempat dan Acara

Baca juga: Vaksin Sinovac Dibolehkan Untuk Anak 12 Sampai 17 Tahun, Dapat Izin Penggunaan Dalam Kondisi Darurat

Baca juga: KABAR TERBARU, Vaksin Sinovac Boleh Diberikan ke Anak Usia Lebih dari 3 Tahun

Singapura
Singapura (ist)

Tak cuma WHO, Sinovac juga telah mendapatkan izin pula dalam penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Vaksin buatan Sinovac juga sudah di-approve BPOM ," tegas dia.

Kendati demikian, dia turut menuturkan bahwa keputusan Singapura tidak memasukkan Sinovac dalam daftar vaksinasinya merupakan langkah yang harus dihormati.

Baca juga: Nia Ramadhani Bakrie Mengakui Telah Melakukan Perbuatan Tidak Terpuji, Suami Cuma Diam Tak Bicara

Baca juga: Belanja Online Melalui Layanan Shop & Talk Matahari Lippo Plaza Dan Bazar Matahari Ceria Jambi

Baca juga: Singapura Cuma Akui Vaksin Moderna dan Pfizer, Begini Nasib Para Penerima Vaksin Sinovac di Sana

(Kompas TV)

Berita lainnya seputar vaksin Sinovac

SUMBER: KOMPAS TV

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved