Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Percaya dan Diselamatkan Adalah Sebuah Pilihan

Bacaan ayat: Roma 10:9 (TB) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitka

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi renungan harian 

Bukankah ini anugerah? Melompat agak jauh kepada panggilan kepada Abraham.

Bukankah di dalamnya ada inisiatif Allah yang memanggil Abraham keluar dari Ur-Kasdim menuju tanah Perjanjian yang akan ditunjukan kepadanya? Bukankah inisiatif Allah ini juga anugerah?

Berlanjut kepada anak dan cucunya, yaitu Ishak dan Yakub. Perjalanan hidup mereka pernah lika liku dan tragedi dan berulang kali Allah bertindak menyelamatkan.

Bukankah itu juga anugerah?
Yakub berubah nama menjadi Israel, menjadi bangsa budak di Mesir.

Empat abad berikutnya Allah berinisiatif membebaskan bangsa ini dibawah pimpinan Musa. Bukankah ini juga anugerah?

Bahkan sepuluh hukum Tuhan diberikan untuk ditaati, pun diawali dengan firman Tuhan yang menyatakan: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan."

Bukankah itu berarti bahwa hukum tersebut diberikan untuk ditaati juga menjadi bentuk anugerah dari Allah agar umat hidup taat sebagai rasa syukur bahwa Allah telah bertindak membebaskan mereka dari perbudakan?

Jika pada akhirnya konsep anugerah menjadi semakin kuat dalam Perjanjian Baru, tentu itu bukan hal baru lagi.

Anugerah semakin ditegaskan bahwa Allah terus berinisiatif dalam sejarah untuk menyelamatkan.

Berulang kali Allah memperlihatkan karya penyelamatan-Nya dalam Perjanjian Lama. Umat menolak dengan tidak taat. Akhirnya hukuman diberlakukan.

Kembali Allah bertindak mengambil inisiatif menyelamatkan, dan berulang pula umat memberontak.

Namun pointnya, Allah tetap berupaya memberikan anugerah keselamatan kepada umat.

Bahkan pemberontakan umat tidak pernah menggagalkan rancangan Allah.

Menjadi tepat dan semakin mudah dipahami jika kepada jemaat di Roma, Paulus menegaskan perihal anugerah dengan cara yang sederhana.

Anugerah Allah pada akhirnya berpuncak pada tindakan-Nya yang berinkarnasi menjadi manusia dalam Yesus Kristus.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved