Breaking News:

Terdakwa Kasus Narkotika Rinto Dituntut 7 Tahun Penjara dengan Barang Bukti 5,2 Gram Sabu

Selain pidana penjara tujuh tahun, jaksa juga menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana denda Rp1 miliar dengan subsider tiga bulan.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/hendro herlambang
Sidang di Pengadilan Negeri Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa perkara narkotika, Rinto yang kedapatan dengan barang bukti sabu melebihi 5 gram terancam dihukum tujuh tahun penjara.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jambi beberapa waktu lalu, jaksa penuntut umum menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram.

"Sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan primair, melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," kata jaksa, Sukmawati membacakan tuntutan.

Selain pidana penjara tujuh tahun, jaksa juga menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana denda Rp1 miliar dengan subsider tiga bulan.

Sementara itu, barang bukti berupa 11 paket kecil yang diduga sabu seberat 5,20 gram, sebuah timbangan, dan satu unit ponsel dimusnahkan.

Terdakwa ditangkap di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Januari 2021 lalu.

Dalam keterangan di persidangan, dia membeli sabu dari seorang berinisial A seharga Rp5 juta.

Sabu itu dibaginya menjadi 11 paket dengan perkiraan keuntungan Rp2,2 juta.

Namun, tidak lama setelah dia membagi sabu dalam 11 paket, Rinto ditangkap polisi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Baca juga: Dua Terdakwa Hendak Jual Offset Macan Dahan di Bayung Lencir Dinyatakan Hakim PN Jambi Bersalah

Baca juga: Satu Bulan Berpikir, Pria Ini Akhirnya Nekat Bacok Tetangganya Sendiri karena Diejek Banci

Baca juga: Penerimaan PPPK di Kabupaten Muarojambi Diundur, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved