Breaking News:

Berita Muarojambi

Penerimaan PPPK di Kabupaten Muarojambi Diundur, Ini Alasannya

Diundurnya penerimaan PPPK di Kabupaten Muarojambi dikarenakan keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Muarojambi.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/hasbi sabirin
Pj Sekda Muarojambi, Azrin 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Penerimaan CPNS atau PPPK di Kabupaten Muarojambi tahun 2021 ini dipastikan diundur.

Diundurnya penerimaan PPPK di Kabupaten Muarojambi dikarenakan keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Muarojambi.

Hal ini disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Muarojambi Azrin.

Penerimaan PPPK khusus guru di Kabupaten Muarojambi tahun 2021 ini diundur dari jadwal sebelumnya.

Hal ini mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Muarojambi.

Selain itu dikhawatirkan menimbulkan masalah baru terhadap tenaga pendidikan guru honorer yang ada di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Pengunduran PPPK guru tahun 2021 ini di Kabupaten Muarojambi berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 471 tentang penetapan kebutuhan pegawai aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muarojambi tahun anggaran 2021.

"Sebelumnya Kabupaten Muarojambi hanya mendapatkan formasi PPPK sebanyak 979 formasi, sementara kouta CPNS Muarojambi nihil,"ungkapnya Minggu (4/7/2021).

Kata Pj Sekda Kabupaten Muarojambi Azrin persoalan penundaan penerimaan P3K guru di Kabupaten Muarojambi dikarenakan pemerintah Kabupaten Muarojambi masih meragukan dan keterbatasan anggaran tersebut.

"Selain keterbatasan anggaran juga dikhawatirkan menimbulkan masalah baru terhadap tenaga pendidik guru honorer yang ada di Kabupaten Muarojambi, saat ini guru honorer yang ada di Kabupaten Muarojambi telah mencapai sebanyak 1.400 orang,"tuturnya.

Ia juga berharap terhadap proses sistem penerimaan PPPK ada beberapa syarat yang tidak dimiliki oleh para guru honorer yang ada di Kabupaten Muarojambi yang berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Muarojambi.

Contohnya, lima diantaranya guru honorer yang ikut hanya satu yang memenuhi syarat itu pun belum tentu dinyatakan lulus untuk peserta sendiri 80 persen dari luar.

Dikhawatirkan guru-guru honorer di Muarojambi akan tersisih karena sesuai aturan sekolah gurunya tidak boleh berkurang dan berlebih.

Baca juga: Istri Cantik Jadi Otak Pembunuhan Suami Sendiri, Rancang Ide Sama Selingkuhan & Sewa 4 Eksekutor

Baca juga: Sinopsis Space Jam A New Legacy, LeBron James dan Karakter Looney Tunes Terancam Bahaya

Baca juga: Berkas Pendaftaran CPNS 2021 Lengkap Dengan Formasi Bawaslu Untuk D-III hingga S-1

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved