Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Kabur dari Polda Babel, Rekaman CCTV Tunjukkan Ini

AS terduga teroris dikabar kabur dari Mapolda Bangka Belitung, Kamis (1/7/2021) sekira pukul 03.30 WIB.

Editor: Teguh Suprayitno
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi anggota Densus 88 tengah berjaga di sekitar rumah terduga teroris. 

Saat disebutkan ada Densus 88 di rumah AS, Supangat segera berhenti makan siang.

"Saya kaget, waktu disuruh Pak Bhabin ke rumah AS," ucap Supangat kepada Bangka Pos, Kamis (1/7/2021).

Itulah awal mula Supangat mengetahui rumah AS digeledah anggota Densus 88 dan ditemukan berbagai macam senjata dan panah di dalamnya.

"Pas di jalan saya mikir, kalau ada Densus pasti ini ada hubungannya dengan teroris," terangnya.

Tiba di tempat tujuan, garis polisi sudah terpasang di depan rumah AS.

Setelah itu, Supangat diminta petugas kepolisian untuk mengunci rumah AS dan meminta agar tidak ada warga lain yang masuk sambil menunggu tim identifikasi datang.

Saat diminta menjadi saksi penggeledahan, Supangat terperangah melihat kumpulan senjata tergeletak begitu saja di sebuah kamar rumah milik AS.

"Ada banyak senjata, ada senapan angin, peluru, magazine, pipa selongsong, dan banyak lagi di kamar AS," sambungnya.

Supangat mengatakan bahwa AS adalah orang yang baik dan ramah kepada orang lain.

Bahkan ia mengaku AS sempat beberapa kali mentraktirnya makan di warung.

"Baik banget orangnya, warga di sini enggak ada yang menyangka dan curiga sama sekali," jelas Supangat.

AS adalah satu dari dua terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Bangka Belitung pada Rabu (30/6/2021) kemarin.

Seorang lagi berinisial S (40) warga Gang Kweni RT 01, RW 01, Kelurahan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui Pangkalpinang ditangkap pada har uang sama.

Pria berinisial S yang juga berprofesi sebagai penjual air bersih, dibekuk Densus 88 saat berada di kawasan Kelurahan Keramat Pangkalpinang.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat membenarkan adanya penangkapan dua terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Babel.

Anang menjelaskan, Polda Babel dalam hal ini hanya memback-up Densus 88 Antiteror Polri yang melakukan penangkapan.

Anang menyebutkan dari rumah salah seorang terduga teroris inisial AS di Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Bangka ditemukan amunisi senjata api standar TNI dan Polri.

"Ditemukan juga peluru-peluru standar TNI/Polri, peluru-peluru kaliber 9 mm, 5,5 mm ada di sana," ujar Anang kepada awak media usai Syukuran HUT ke 75 Bhayangkara, Kamis (1/7/2021).

Anang menambahkan, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa peralatan-peralatan untuk merakit senjata senja. Polisi juga mengamankan senjata laras panjang dan pendek.

"Jadi terbukti, sudah ada beberapa senjata laras panjang dan beberapa senjata laras pendek dan panah-panah," bebernya.

Anang mengatakan, berdasarkan pengakuan AS, barang itu merupakan kiriman orang lain. Senjata itu, kata Anang, akan dikirimkan ke Poso, Sulawesi Tengah.

"Jadi barang-barang itu menurut pengakuan dari yang bersangkutan dikirim orang lain dan ditujukan kegiatan di Poso," timpalnya.

Lebih lanjut, Anang mengatakan AS masih ditahan di Mapolda Babel. Polisi masih memeriksa terduga teroris itu.

"Iya, yang suplai dari sini, yang membuat dari sini. AS masih kita amankan (di Mapolda). Nanti kita kembangkan seperti apa.

Memang berawal dari Jakarta, terus kita kembangan ke Bangka Belitung," imbuhnya.

(bangkapos.com/Arya Bima/Anthoni)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Sebelum Dikabarkan Kabur, AS Terduga Teroris yang Ditangkap di Desa Kace Bangka Sempat Lakukan Ini.

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved