Breaking News:

Berita Tebo

Begini Potret Pelanggaran Prokes di Objek Wisata Rivera Park Tebo yang Akhirnya Bebas dari Hukuman

Pembubaran paksa itu dilakukan oleh tim Satgas Covid-19 Tebo, karena tempat wisata itu secara terang-terangan kedapatan melanggar prokes dengan berker

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Hendro Sandi
Suasana keramaian saat wisata Rivera Park dibubarkan paksa satgas Covid-19 Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Pada hari ketiga Idul Fitri tahun 2021, masyarakat Provinsi Jambi, khususnya Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo dihebohkan dengan pembubaran pengunjung di wisata Rivera Park, Rimbo Bujang.

Pembubaran paksa itu dilakukan oleh tim Satgas Covid-19 Tebo, karena tempat wisata itu secara terang-terangan kedapatan melanggar prokes dengan berkerumun dan ada yang tak menggunakan masker.

Bahkan pada saat pembubaran sempat terjadi saling bersitengang antara pengelola dan aparat kepolisian. Namun dapat dikendalikan beberapa saat kemudian.

Kejadian itu, berujung pemanggilan kepada Genderal Menejer (GM) dan Menejer wisata Rivera Park, oleh penyidik Polres Tebo, pada 17 Mei 2021 lalu.

Kapolres Tebo melalui Kanit Tipidter Polres Tebo, Ipda R. F. Ritonga mengatakan, keduanya dimintai keterangannya terkait pelanggaran prokes, dan tetap dibuka nya tempat wisata itu meski adanya Surat Edaran Bupati.

Bahkan mereka sudah mengetahui bahwa tempat usahanya itu sudah diingatkan terkait penerapan prokes.

Seiring berjalannya waktu, ternyata kasus tersebut dihentikan oleh kepolisian, karena pihak Rivera Park meminta maaf dan mengakui kesalahannya, kepada Polres Tebo dan Bupati Tebo.

Pernyataan pemintaan maaf itu seperti yang disampaikan Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Mahara Tua Siregar, S.I.K.

Dimana menurutnya, dasar perkara tersebut bermula dari laporan informasi yang selanjutnya ditindaklanjuti pihak Polres.

"Kita juga sudah memeriksa beberap pihak, mulai dari pengelola termasuk satgas Covid-19. Namun dari Undang-undang karantinanya belum kita temukan. Kita juga sudah gelar perkara dan penyelidikan sementara kita hentikan," ungkapnya, Jumat (18/6/2021).

Kata Kasat, kasus tersebut juga tidak dilanjutkan karena pihak pengelola sudah meminta maaf secara pribadi. Baik secara lisan maupun tulisan kepada kepolisian.

Baca juga: DPRD Batanghari Gelar Rapat Paripurna Ranperda RPJMD 2021-2026

Baca juga: Setelah Bebas dari Hukuman, Satgas Covid-19 Tebo akan Kembali Pantau Prokes Rivera Park

Baca juga: Malam Ini Laga EURO 2020 Grup D Kroasia vs Skotlandia, Head to Head hingga Prediksi Pertandingan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved