Breaking News:

Berita Jambi

Provinsi Jambi Menunggu Bantuan Bus Bekas dari Pemerintah Pusat untuk Trans Siginjai

Tahun ini, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi tak lagi bisa mengajukan pengadaan bus Trans Siginjai ke Kementerian.

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
tribunjambi/zulkifli
Bus Trans Siginjai. Saat ini Dinas Perhubungan Provinsi Jambi berharap ada bus yang mangkrak kemudian diserahkan ke Provinsi Jambi untuk penambahan bus Trans Siginjai. 

Provinsi Jambi Menunggu Bantuan Bus Bekas dari Pemerintah Pusat untuk Trans Siginjai 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tahun ini, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi tak lagi bisa mengajukan pengadaan bus Trans Siginjai ke Kementerian.

Sehingga saat ini hanya menunggu bus yang mangkrak dari provinsi lain.

"Tidak ada lagi pengadaan busnya, sekarang sistimnya bus yang mangkrak di provinsi lain, kemudian diperbaiki baru dialihkan lagi," Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi, Minggu (20/6/2021).

Saat ini Dinas Perhubungan Provinsi Jambi hanya berharap ada bus yang mangkrak kemudian di serahkan ke Provinsi Jambi untuk penambahan bus Trans Siginjai.

Pasalnya, sekarang ini pemerintah pusat tengah melakukan operasional kembali ke setiap daerah yang tidak mengoprasionalkan bus bantuan tersebut.

Kemudian pihaknya juga melihat daerah mana yang masih kekurangan bus.

"Kalau ada yang mangkarak langsung di tarik pusat, dan diberikan ke daerah yang lainnya," ujarnya.

Meski demikian, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi tetap melakukan usulan penambahan bus yang ada di Provinsi Jambi.

"Yang diusulkan banyak, cuma kita tidak tahu berapa yang akan dikasih nantinya," sebutnya.

Dengan jumlah bus Trans Siginjai yang saat ini, Wing menyebutkan masih banyak yang kurang.

Pasalnya, untuk mengisi empat koridor atau rute, masih banyak bus yang harus dibutuhkan.

Baca juga: Dua Kabupaten Belum Ada Kata Sepakat Soal Tapal Batas di Kecamatan Mendahara Ulu

Baca juga: Rektor Universitas Ini Mendadak Nyosor Mau Cium Dosen Istri Orang, Usai Dilaporkan Mengaku Khilaf

Baca juga: Profil Muhammad Qodari Dukung Jokowi 3 Periode Sama Prabowo, Hastag Tangkap Qodari Trending Twitter

Kata dia, Untuk mengisi satu koridor membutuhkan 10 bus, sehingg total bus yang diperlukan sekitar 40 bus.

Sementara ini, di Provinsi Jambi baru ada 10 bus yang mengisi dua koridor.

"Jadi rute perjalanannya bisa lebih cepat, kalau sekarang kan lebih lama, karena satu koridor hanya lima bus," pungkasnya.(tribun jambi/zulkipli)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved