Breaking News:

MasterChef

Emosi Chef Juna Lempar Piring Sampai Pecah Gegara Masakan Seto, Peserta MasterChef Syok: Kami Capek!

Seto dan para peserta yang ada di Galeri terkejut melihat kemarahan Chef Juna. Kontestan asal Jambi, Fabs syok melihat 'piring terbang' melayang di

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Emosi Chef Juna Lempar Piring Sampai Pecah Gegara Masakan Seto, Peserta MasterChef Syok: Kami Capek! 

Setelah ketegangan tersebut usai, barulah Chef Arnold mencicipi masakan Seto.

Saking menegangkannya, Chef Arnold sampai tak ingat menu apa yang dibuat oleh Seto.

Disusul dua juri lainnya maju untuk mecicipi masakan Seto.

"Gimana Seto," tanya Chef Arnold setelah para juri selesai mencicipi.

Merasa bersalah karena keteledorannya, Seto langsung meminta maaf.

"Yang pertama, saya minta maaf chef, tadi nggak sempat ngelap piring," jelas Seto.

"Nggak sempat is a fuc*ng excuse (nggak sempat adalah alasan yang tak masuk akal)."

"Iya, maaf," jawab Seto sambil menundukkan wajahnya.

"Kamu bisa masak 45 menit, dan untuk kalian semua juga," kata Chef Arnold.

Chef Juna pun turut mengkritik alasan yang dilontarkan pria yang berprofesi sebagai dosen itu.

Menurutnya, tidak sempat ngelap piring dengan membiarkan piring kotor saat disajikan adalah dua hal yang berbeda.

"Seto, dengerin saya baik-baik."

"Tidak sempat ngelap piring sama piring yang terlihat seperti itu adalah dua hal yang berbeda," papar Chef Juna.

"Kalo kamu tidak sempat ngelap, itu pinggir-pinggir harusnya masih kotor," lanjut Chef Juna.

Di akhir penjurian, Chef Arnold mengingatkan, seenak apapun makanan yang disajikan jika piringnya kotor bisa merusak segalanya.

Para juri lalu mempersilakan seto untuk kembali ke banch-nya.

Saat melewati pecahan piring yang dilempar Chef Juna, Seto pun membungkus.

Chef Juna yang mengira Seto hendak membersihkan pecahan piring pun lalu menegurnya.

Ia meminta Seto untuk membairkan pecahan piring tersebut.

Namun rupanya Seto punya alasan tersendiri, ia ingin menyimpan kepingan piring keramik itu sebagai kenang-kenangan.

"Buat saya inget supaya nggak lupa chef," ungkap Seto.

"Sambil jalan ke banch, saya pungut satu pecahan piring buat saya pigurain di rumah, supaya jangan lupa ngelap piring," pungkas Seto.

(Tribunnews.com/ Dipta)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved