Breaking News:

Berita Muarojambi

Antisipasi Karhutla di Muarojambi, Debit Air di Penyekatan Kanal Cukup Untuk Memadamkan Api

Polres Muarojambi bersama jajarannya tinjau penyekatan kanal di Desa Betung, Kecamatan Kumpe Muarojambi.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
tribunjambi/hasbi sabirin
Pihak Polres Muarojambi bersama jajarannya tinjau penyekatan kanal di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh. 

Antisipasi Karhutla di Muarojambi, Debit Air di Penyekatan Kanal Cukup Untuk Memadamkan Api

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI - Dalam antisipasi pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muarojambi, Polres Muarojambi bersama jajarannya tinjau penyekatan kanal di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh.

Tak hanya meninjau penyekatan kanal, mereka juga melihat langsung dilokasi itu juga kerap terjadinya aktivitas perambahan hutan atau pembalakan liar.

"Saat ini sudah memasuki musim kemarau, untuk antisipasi terjadinya Karhutla kita bantu satgas gabungan Karhutla Muarojambi dalam menjaga dan perbaikan kanal sebagai sumber air untuk pemadaman api jika terjadi Karhutla," kata Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja melalui Kasubag Humas nya AKP Amradi, Minggu (20/6/21).

Di lokasi penyekatan, jajaran Polres Muarojambi juga mensosialisasikan dan berdayakan para nelayan untuk saling berkerjasama menjaga dan merawat kanal yang sudah diperbaiki.

"Kita bersama nelayan warga Desa Betung telah berkoordinasi untuk bersama menjaga kanal. Skaligus kita peringatkan apabila ada aksi ilegal logging atau pembalakan liar serta pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla), agar dicegah dan segera dilaporkan ke polisi atau tim Satgas karhutla Muarojambi," ujarnya.

Sementara, Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja juga berjanji dalam waktu dekat ini akan bantu para nelayan di sana keramba ikan.

Sehingga, nelayan bisa terbantu dan diharapkan mereka juga membantu polisi mencegah aksi karhutla dan ilegal logging di daerah tersebut.

Dari hasil peninjauan sekat kanal tersebut, kata AKBP Yuyan Priatmaja air cukup tertampung secara maksimal.

Air Sungai di Bungo Keruh Diduga Akibat Dampak PETI, Lubuk Larangan Terancam Punah

Tanjung Jabung Barat Zona Merah, Satgas Covid-19 Kembali Berlakukan Jam Malam

9 PNS Pemkab Batanghari Ikut Pilkades, Tujuh Cakades Sudah Disetujui Bupati

"Namun kita lihat juga tadi ketinggian air di KM 6 sebelum DAM itu ada 3,5 meter, sedangkan setelah perbaikkan kanal maka ketinggian air di kanal mencapai 4,5 meter," pungkasnya.(Tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved