Sahabat Rasulullah
Sahabat Nabi yang Menggali Sendiri Lubang Kuburnya di Pemakaman Baqi dan Wafat Tiga Hari Kemudian
Sejarah juga mencatat ada sahabat Nabi yang menggali sendiri lubang kuburnya di Pemakaman Baqi. Dialah sahabat Nabi Abu Sufyan bin Harits
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
“Kisah perjalanannya adalah kisah tentang hidayah sesudah kesesatan, cinta sesudah kebencian, dan kebahagiaan sesudah kesengsaraan. Kisah tentang luasnya rahmat Allah ketika pintu-pintu-Nya terbuka bagi orang yang menyerahkan diri di hadapan Allah setelah lelah dalam kebodohan berkepanjangan” begitu Khalid Muhammad Khalid menulis dalam bukunya tersebut mengenai Abu Sufyan.
Abu Sufyan dulunya selama 20 tahun untuk memusuhi Islam.
Baca juga: Jadwal Pertandingan Euro 2020 Nanti Malam, Ada Duel Belanda vs Austria
Baca juga: Sahabat Nabi yang Masih Sepupu dan Sesusuan dengan Nabi Muhammad
Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Zaid bin Tsabit Penghafal dan Penghimpun Alquran yang Meminta Ikut Berjihad
Dua puluh tahun sejak Rasulullah diutus sebagai rasul hingga mendekati Yaumul Fath (Hari Penaklukan) yang agung Abu Sufyan mendukung kaum Quraisy dan para sekutunya.
Ia dulu menghujat Rasulullah dengan syairnya. Hingga akhirnya hidayah datang kepadanya, dan Abu Sufyan bin Harits pun masuk Islam.
"Ajarilah saudaramu ini berwudhu dan sunnah lalu bawalah kembali kepadaku,” kata Rasulullah memerintahkan Ali bin Abi Thalib saat Abu Sufyan berislam.
"Umumkankah kepada umat bahwa Rasulullah telah ridha kepada Abu Sufyan maka ridhailah ia!" Kata Rasulullah ketika itu.
Abu Sufyan bin Harits dan Rasulullah sesungguhnya adalah saudara sesusuan.
Mereka sama-sama disusui oleh Halimah as-Sa'diyah.
Selain itu, sesungguhnya Abu Sufyan bin Harits adalah saudara sepupu Rasulullah. Nasab mereka bertemu di Abdul Muththalib. Abu Sufyan tak lain anak dari al-Harits bin Abdul Muththalib.