Sahabat Rasulullah

Sahabat Nabi yang Masih Sepupu dan Sesusuan dengan Nabi Muhammad

Abu Sufyan bin Harits dulunya juga disusui oleh Halimah as-Sa'diyah, wanita yang menyusui Rasulullah sewaktu kecil.

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
net
ILUSTRASI - Kabah di Mekkah 

TRIBUNJAMBI.COM – Para sahabat Nabi Muhammad saw pada perjalanannya banyak yang memiliki hubungan dengan Rasulullah.

Misalnya, sahabat Nabi Utsman bin Affan ra dan Ali bin Abi Thalib ra yang menikah dengan anak Rasulullah saw.

Bahkan ada pula sahabat Nabi yang sesusuan dengan Rasulullah. Siapakah beliau?

Ia adalah Abu Sufyan bin Harits.

Abu Sufyan bin Harits dulunya juga disusui oleh Halimah as-Sa'diyah, wanita yang menyusui Rasulullah sewaktu kecil.

Selain itu, sesungguhnya   Abu Sufyan bin Harits adalah saudara sepupu Rasulullah.

Nasab mereka bertemu di Abdul Muththalib. Abu Sufyan tak lain anak dari al-Harits bin Abdul Muththalib.

Kisah berislamnya Abu Sufyan bin Harits cukup menarik.

Dibanding tiga orang saudaranya yakni Naufal, Rabi'ah, dan Abdullah, Abu Sufyan belakangan memeluk Islam.

“Kisah perjalanannya adalah kisah tentang hidayah sesudah kesesatan, cinta sesudah kebencian, dan kebahagiaan sesudah kesengsaraan. Kisah tentang luasnya rahmat Allah ketika pintu-pintu-Nya terbuka bagi orang yang menyerahkan diri di hadapan Allah setelah lelah dalam kebodohan berkepanjangan.” Demikian Khalid Muhammad Khalid menulis dalam bukunya mengenai Abu Sufyan.

Baca juga: Minta Salat Sebelum Disalib, Khubaib bin Adi Sahabat Nabi yang Burung pun Enggan Merusak Jasadnya

Baca juga: Karomah Sahabat Nabi Khubaib bin Adi Saat Ditawan Kaum Quraisy

Baca juga: Nama-nama 65 Sahabat Nabi yang Ditugaskan Menuliskan Wahyu pada Periode Madinah

Mereka menggambarkan dua puluh tahun yang secara terus-menerus dilewatkan oleh Ibnu al-Harits untuk memusuhi Islam.

Dua puluh tahun sejak Rasulullah diutus sebagai rasul hingga mendekati Yaumul Fath (Hari Penaklukan) yang agung Abu Sufyan mendukung kaum Quraisy dan para sekutunya.

Ia hujat Rasulullah dengan syairnya dan hampir tidak pernah ketinggalan untuk hadir dalam perkumpulan Quraisy yang berkumpul untuk pergi berperang. Hingga akhirnya ia memeluk Islam.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved