Breaking News:

Disdukcapil Kota Jambi Telah Terbitkan 1.307 Akta Kematian Selama 2021

Nirwan mengimbau bagi masyarakat Kota Jambi yang memiliki keluarga yang telah meninggal dunia agar segera membuat akta kematian.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Monang
Kepala Disdukcapil Kota Jambi, Nirwan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Disdukcapil Kota Jambi telah menerbitkan 1.307 akta kematian selama 2021 ini.

Dalam mengurus pembuatan akta kematian ini, semua pelayanan yang dilakukan Disdukcapil tidak dipungut biaya.

Kepala Disdukcapil Kota Jambi, Nirwan mengatakan, pembuatan akta kematian sangatlah penting untuk dilakukan.

Terutama oleh para waris untuk keluarganya yang meninggal dunia, kemudian berguna juga untuk pengurusan dana pensiun, hingga klaim asuransi.

"Saat ini kami sudah menerbitkan 1.307 dokumen akta kematian. Untuk angka kematian di Kota Jambi sendiri ada 741 kematian. Ini perolehan data mulai 1 Januari-17 Juni 2021," ungkapnya Kamis (17/6/2021).

Dirinya pun menjelaskan mengapa angka kematian di 2021 lebih sedikit dibandingkan angka penerbitan akta kematian.

"Ya ini karena sebagian ada yang telah meninggal pada 2020 lalu dan baru mengurusnya di 2021. Itu makanya angka penerbitan akta kematian lebih banyak jumlahnya ketimbang jumlah kematian pada 2021," jelasnya.

Nirwan pun menjelaskan, adapun syarat pembuatan akta kematian sendiri yakni, pihak keluarga/ahli waris harus melampirkan KTP asli yang bersangkutan.

Kemudian Kartu Keluarga asli perlu dipersiapkan, membuat surat keterangan kematian dari rumah sakit, mengisi formulir A5 dari kelurahan, serta mengisi formulir yang disediakan Disdukcapil sendiri.

"Terkait dokumen akta kematian ini, agar masyarakat paham akan pentingnya akta kematian tersebut. Kami juga melakukan sistem jemput bola ke kelurahan-kelurahan dan sampai ke RT-RT," bebernya.

Nirwan mengimbau bagi masyarakat Kota Jambi yang memiliki keluarga yang telah meninggal dunia agar segera membuat akta kematian.

"Sebenarnya dalam aturan itu menyebutkan bahwa warga yang telah meninggal harus membuat akta kematian dalam waktu paling lambat 30 hari setelah kematian," katanya.

"Kami mengimbau agar masyarakat Kota Jambi yang memiliki keluarga yang telah meninggal dunia agar segera membuat akta kematian. Hal tersebut juga dapat berguna untuk membersihkan data kependudukan," tutupnya.

Baca juga: Ada 14 ASN di Tebo Ajukan Mutasi Pindah Keluar Daerah Sejak Januari 2021, Ini Alasannya

Baca juga: Residivis Kasus Pembunuhan di Jambi Diringkus Polisi, Sempat Ancam Bakar Rumah Korban

Baca juga: Tribun Network Hadirkan Perspektif Baru Timur Indonesia Melalui Tribun-Papua.com

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved