Residivis Kasus Pembunuhan di Jambi Diringkus Polisi, Sempat Ancam Bakar Rumah Korban

Akibat itu, korban mengalami kerugian material sekitar Rp2 juta. Bukan hanya itu, anak-anak korban mengalami trauma usai melihat perbuatan tersangka y

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Angga (36) warga Komplek Guru Putri Mayang saat diekspos Polsek Jambi Selatan atas kasus pengerusakan rumah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Angga (36) warga Komplek Guru Putri Mayang, Kelurahan Kenali Besar, Kotabaru, Kota Jambi, residivis kasus pembunuhan Tahun 2015 lalu, kembali berulah.

Angga, yang sebelumnya divonis 10 tahun penjara, hanya menjalani 5 tahun penjara.

Ia mendapat potongan masa tahanan melalui program asimilasi Kemenkumham beberapa waktu lalu.

Bukannya berubah, Angga kembali berurusan dengan pihak Kepolisian.

Ia ditangkap Tim Macan Polsek Jambi Selatan, lantaran nekat melakukan pengerusakan di rumah milik Darul Salam di kawasan Jalan Adam Malik, Thehok, Kota Jambi, Senin (7/6/2021) sore.

Akibatnya, dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Putu Gede Ega Purwita, tim Macan, Polsek Jambi Selatan berhasil meringkus Angga, tidak lama dari korban membuat laporan polisi.

Kapolsek Jambi Selatan M Alfian mengatakan, tersangka diamankan pada Selasa, 15 Juni kemarin di kediamannya tanpa perlawanan.

"Tersangka dilaporkan korban atas perbuatan tidak menyenangkan, yakni melakukan pengerusakan pintu teralis depan rumah korban dengan keras," bilang Alfian.

"Selajutnya, tersangka melemparkan pot kembang yang berada diatas pagar rumah korban kearah pintu teralis depan rumah korban sehingga pot kembang tersebut hancur," tegas Kapolsek.

Tidak hanya itu, kata Alfian, tersangka juga melakukan pengancaman terhadap korban.

"Dalam ancamnya kepada korban, tersangka berkata 'Kalau kau dak datang ke rumah sakit selesaikan masalah ini, kumakan kau. Aku bakar rumah kau'," ujarnya menirukan ancaman tersangka yang emosional saat itu.

Tidak terima dengan perbuatan tersangka, korban langsung melapor ke jajaran Polsek Jambi Selatan. Tim Macan Reskrim Polsek Jambi Selatan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Jambi Selatan Ipda Putu Gede Ega Purwita langsung melakukan penyelidikan.

Dari sejumlah informasi dan rekaman CCTV, petugas mendapatkan identitas pelaku. Dan tanpa perlawanan, tersangka berhasil diamankan untuk proses selanjutnya.

Dari informasi yang didapat, tersangka tidak terima ibunya yang menjadi korban kecelakaan ditelantarkan di rumah sakit oleh korban.

Namun, tersangka tidak mengetahui bila ibu tersangka sudah diobati pihak korban hingga selesai di rumah sakit.

Akibat itu, korban mengalami kerugian material sekitar Rp2 juta. Bukan hanya itu, anak-anak korban mengalami trauma usai melihat perbuatan tersangka yang arogan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Angga harus mendekam di sel tahanan Polsek Jambi Selatan untuk proses hukum berikutnya

Baca juga: PETI di Bungo Sulit Diberantas? Anggaran PETI Turun Drastis, Tahun Ini Hanya Rp 40 Juta

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juni 2021 Anjlok Rp12.000 Harga Buyback Turun Rp17.000

Baca juga: Gejala Awal Diabetes Tipe 2 Penderita Selalu Merasa Lapar dan Haus

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved