Berita Selebritis

Anji Buka-bukaan Alasannya Konsumsi Ganja Sejak September 2020 yang Dibelinya dari Amerika Serikat

Anji kala itu ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (11/6/2021).

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji dihadirkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja, di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (16/6/2021). Anji ditangkap di studio musik miliknya di daerah Cibubur pada Jumat (11/6) malam. Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNJAMBI.COM - Ditangkapnya musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji karena kasus narkotika cukup menggemparkan dunia hiburan tanah air.

Dikenal sebagai sosok yang jauh dari kontroversi, namun sosok Anji tanpa disangka turut mengonsumsi barang yang dilarang oleh negara.

Lalu, apa alasan sang musisi yang juga konten kreator tersebut mengonsumsi ganja.

Seperti yang diketahui, Anji membeli ganja dari sebuah web khusus yang dikelola di Amerika Serikat.

Anji kala itu ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (11/6/2021).

Anji ditangkap di studionya, di kawasan Cibubur.

Dari tangan sang musisi, Polisi turut menyita barang bukti ganja, biji ganja, batang ganja dan masih banyak lagi.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan sesuai pengakuannya, Anji telah mengonsumsi ganja dari September 2020.

Anji mengaku tak rutin dalam mengonsumsi ganja.

"Sejak September 2020, (pemakaiannya) tidak terlalu rutin. Menurut pengakuannya baru dua kali. Tidak rutin setiap hari," kata Ady.

Lanjut Ady, pengakuan Anji mau mengonsumsi ganja tersebut agar merasa rileks dan produktif.

"Menurut yang bersangkutan (Anji) itu (ganja) digunakan untuk bisa rileks, untuk bisa produktif," ujar Kombes Ady Wibowo.

Anji pun mengaku memesan ganja dari sebuah situs web.

"Menurut yang bersangkutan, dia mendapatkan barang tersebut dari situs yang berada di luar (negeri). Situs yang diduga berada di Amerika Serikat," ujar Ady.

Untuk memesan ganja itu, Anji mendapatkannya dari web dan diperlukan akun khusus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved