Breaking News:

Berita Tebo

Meski Zona Merah, Proses Pembelajaran di Tebo Masih Tatap Muka

Hanya saja lanjut Sindi, pihaknya sudah melakukan pemetaan terkait penyebaran Covid-19. Hasilnya dari 12 kecamatan yang ada, terdapat satu kecamatan Y

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/hendro herlambang
Kadisdikbud Tebo, Sindi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Kabupaten Tebo telah masuk ke dalam zona merah, terkait penyebaran Covid-19. Hal itu setelah terus bertambahnya kasus terkonfirmasi baru dan angka kematian.

Namun, meski sudah berada dalam zona merah, proses pembelajaran di kabupaten ini masib tatap muka. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Tebo, Sindi.

Menurutnya, keputusan ini diambil karena tatap muka di Kabupaten Tebo sudah dilakukan sejak awal adanya Covid-19.

"Tebo ini kan berganti-ganti ya. Pernah zona kuning, orange, merah, dan balik orange lagi dan sekarang merah lagi. Jadi kita tetap tatap muka," kata Sindi.

Untuk memastikan tidak adanya penyebaran Covid-19 di tingkat sekolah tatap muka, Sindi memastikan bahwa di setiap sekolah sudah menerapkan prokes yang ketat, dan perlengkapan yang dibutuhkan.

"Tentu kebijakan tetap dengan tatap muka, karena seluruh sekolah sudah menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan. Seperti cuci tangan, sabun, masker dan lainnya. Ditambah menerapkan prokes dan jaga jarak," ungkapnya.

Hanya saja lanjut Sindi, pihaknya sudah melakukan pemetaan terkait penyebaran Covid-19. Hasilnya dari 12 kecamatan yang ada, terdapat satu kecamatan Yakni Tebo Ilir yang kasusnya cukup tinggi.

Dengan demikian, hanya di Kecamatan Tebo Ilir yang proses pembelajaran dilakukan secara daring.

"Kita sudah memetakan, dan hasilnya Kecamatan Tebo Ilir yang kita putuskan secara daring. Itu sudah sekitar seminggu yang lalu," sebutnya.

Dirinya pun berharap meski pembelajaran tatap muka dilakukan, tidak ada klaster baru terkait Covid-19 di Kabupaten Tebo.

Baca juga: Valentino Rossi Dikabarkan Pensiun dari MotoGP pada Seri ke 9 MotoGP 2021, Akhir Juni?

Baca juga: Penyebab Darah Tinggi dan Upaya Pencegahannya: Kurangi Asupan Garam dan Latihan Fisik Teratur

Baca juga: Wanita Hamil Tewas Dibunuh di Kampar, Suami Malah Fitnah Istrinya Pergi dengan Pria Lain

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved