Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

BTS Meal McDonals

Animo ARMY Beli BTS Meal Bikin Gerai McD Disegel hingga Pembubaran Paksa Antrean

McDonald's (McD) Sipin Jambi disegel Satgas Covid-19. Penyegelan diduga lantaran pesanan pelanggan membludak, dan antrian grab go-jek serta pelanggan

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Triunjambi.com/Rara Khushshoh Azzahro/McD
McD Jambi disegel satgas Covid-19 gegara antrean memblukan pesanan BTS Meal 

McDonald's (McD) Sipin Jambi disegel Satgas Covid-19. Penyegelan diduga lantaran pesanan pelanggan membludak, dan antrian grab go-jek serta pelanggan memenuhi jalan dan halamannya, Rabu (9/6/2021).

Orang-orang yang mengantri memadati jalan dan halaman McD seketika lenyap dari antrian.

Beberapa orang masih menunggu, setelah McD Sipin Jambi disegel dan pintu ditutup.

Beberapa pengemudi Grabfood, Gofood, dan calon pembeli masih berteriak-teriak seolah tidak terima ditutupnya McD.

Seolah tak bisa berbuat banyak, Ayu, pegawai McD memberikan nomornya pada calon pelanggan yang masih mengharapkan dibukanya kembali layanan pesan menu.

Pasalnya promo McD Limited Time Collab The BTS Meal hanya tersedia 2.000 porsi.

5 McD di DKI jakarta Disegel

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengaku bahwa pihaknya sudah menyegel lima gerai McDonald's yang ada di Jakarta Pusat karena timbulnya kerumunan yang disebabkan antrean pembelian menu BTS Meal yang diluncurkan McDonald's Indonesia.

"Di Jakarta Pusat ada lima lokasi. Itu ditindak, ditutup 1x24 jam sesuai ketentuan," kata Arifin saat dihubungi melalui telepon, Rabu (9/6/2021).

Untuk wilayah lainnya, Arifin mengatakan belum ada laporan terkait dengan kerumunan yang terjadi akibat antrean pembelian menu BTS Meal.

Arifin mengatakan, Satpol PP DKI Jakarta terus mendata pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di gerai McDonald's akibat antusias pengemar boyband asal Korea Selatan, BTS.

Dia memastikan, apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan, maka Satpol PP DKI Jakarta tidak akan segan melakukan penindakan sesuai tingkat pelanggaran yang ada.

"Jadi saya sudah arahkan anggota, kalau tempat-tempat itu melanggar ya dilakukan penindakan," ucap dia.

Arifin juga mengajak warga Jakarta yang melihat tindakan-tindakan melanggar protokol kesehatan.

Sehingga kerumunan dan pelanggaran protokol yang terjadi bisa ditindak tegas oleh petugas Satpol PP.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved