Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Mempercayakan Diri Kepada Tuhan
Mempercayakan Diri Kepada Tuhan Bacaan ayat: Amsal 16:3 (TB) Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Kedua, manusia berada pada posisi menundukkan diri dengan kesadaran penuh bahwa dirinya hanyalah ciptaan dan Allah adalah Pencipta.
Maka sehebat apapun rencana yang dibuat, semata-mata terlaksananya karena ijin dan persetujuan dari Allah.
Sikap percaya perlu berdampingan dengan pilihan untuk mempercayakan segala rancangan kepada Allah.
Hasilnya? Jika berhasil maka Allah yang dimuliakan; jika gagal dalam ukuran standar yang dibuat, tetap yakin bahwa ada karya Allah yang lain, yang akan dinyatakan kemudian.
Bahwa ada pekerjaan Allah yang harus dinyatakan dalam segala keadaan, menjadi pedoman utama, agar tidak terpuruk dalam keputusasaan.
Mendidik anak untuk berhasil itu harus, namun persiapkan mereka merespon saat gagal. Merencanakan yang terbaik dalam segala hal itu baik, namun jangan andalkan kekuatan diri sendiri untuk mewujudkan.
Ini penting untuk mengindarkan diri kita dari memegahkan diri dan sombong ketika berhasil; atau patah harapan ketika mengalami kegagalan.
Sekali waktu tidak apa-apa gagal, karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
Tidak masalah nilai sembilan, atau tujuan, asal diperoleh dengan kejujuran dan kebenaran.
Diatas semua itu, _Sakehing panggawemu pasrahna marang Pangeran Yehuwah, temah sakehe rancanganmu bakal kelakon._
Tahu artinya? Saya paham maknanya karena saya Orang Jawa. (Yang tidak paham, bisa pakai google translate).
Ini bukti sederhana bahwa setiap orang itu terbatas dalam hal-hal tertentu. Maka serahkan segalanya pada Tuhan. Amin.
Renungan oleh Pdt Feri Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)