Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Mempercayakan Diri Kepada Tuhan
Mempercayakan Diri Kepada Tuhan Bacaan ayat: Amsal 16:3 (TB) Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Bahwa apapun bisa dibuat oleh manusia jika diupayakan dengan kerja keras dan kesungguhan.
Keberhasilan demi keberhasilan membuat manusia tidak mau lagi toleran dengan kegagalan. Kegagalan dipandang sebagai aib dan kebodohan yang harus diperangi dan disingkirkan.
Menjadi sangat wajar jika seorang anak menjadi tidak siap untuk gagal. Menangis hanya karena kehilangan satu angka.
Mereka dipersiapkan untuk berhasil namun tidak dipersiapkan untuk menghadapi kegagalan.
Faktanya, sehebat apapun kemajuan ilmu dan teknologi, tetap ada bagian misteri yang tidak bisa dijangkau oleh manusia.
Rancangan sehebat apapun pada akhirnya menjadi usang oleh waktu. Pada posisi ini manusia perlu memiliki kesadaran akan keberadaan dirinya dihadapan Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen - Jangan Jatuh Lagi Ya!
Sejak semua Alkitab sudah menyatakan bahwa pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Pernyataan ini cukup untuk membangun kesadaran diri bahwa posisi manusia itu adalah ciptaan.
Manusia diciptakan dengan potensi untuk membuat banyak hal bagi kehidupan. Diposisikan oleh Allah untuk mengelola dan menguasai bumi; bukan untuk mengungguli Penciptanya.
Ini membawa kita pada pemahaman bahwa ada bagian yang boleh kita lakukan dan ada bagian yang akan dilakukan oleh Allah sebagai penguasa mutlak atas kehidupan.
Amsal mempunyai kata mutiara yang cerdas ketika menyatakan: "Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu."
Dalam terjemahan yang lebih sederhana, dinyatakan: "Percayakanlah kepada TUHAN semua rencanamu, maka kau akan berhasil melaksanakannya."
Amsal membawa kita untuk memahami bahwa:
Satu, ada bagian yang harus kita lakukan yaitu merencanakan yang terbaik bagi kehidupan.
Manusia diciptakan dengan potensi untuk melakukan mandat Allah yaitu memelihara bumi.
Maka manusia mempunyai potensi untuk merencanakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. Fokus utamanya tetap pada rancangan Allah atas kehidupan.
Rencana manusia harus selalu diposisikan dibawah otoritas rancangan Allah atas kehidupan. Ini penting, agar manusia tidak melampaui apa yang yang menjadi bagiannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08012021-renungan.jpg)