Breaking News:

Berita Nasional

Menteri Muda Jokowi Berpeluang Jadi Capres di 2024, Elektabilitas Sandiaga, Erick, Nadiem Tinggi

Bahkan ada dua menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang paling populer berpeluang jadi calon presiden (Capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024

Editor: Andreas Eko Prasetyo
ist
DPD Partai Gerindra DKI Jakarta mengungkapkan adanya pertemuan antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Foto dok: Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat mendampingi Prabowo Subianto. 

Disusul pula dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani 6,8persen, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo 6,0 persen, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 4,7persen.

Lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, A Halim Iskandar 4,7persen, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (3,4 persen).

Perlu diketahui masih ada 18,6 persen responden lainnya yang belum menjawab atau belum menentukan pilihannya.

Sandiaga Uno akan menjadi pembicara di webinar UMKM yang diadakan Tribun Jambi
Sandiaga Uno akan menjadi pembicara di webinar UMKM yang diadakan Tribun Jambi (Istimewa)

Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024

Pro Mega Center mewacanakan duet Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, di pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Politikus PDIP Junimart Girsang justru mengusulkan nama Puan Maharani diusung menjadi capres.

"Kalau saya Ibu Puan saja jadi presiden, kalau saya," katanya Wakil Ketua Komisi II DPR itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Megawati dan Prabowo Diusulkan Maju di Pilpres 2024, Relawan Mega: 2009 Kesuksesan yang Tertunda

Baca juga: Isu Duet Prabowo-Puan Mencuat di Bursa Pilpres 2024, Bagaimana Dengan Anies Baswedan?

Baca juga: Jika Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Bertarung di Pilpres 2024, Ini Pemenangnya

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri memberikan paparan dalam kegiatan Internalisasi dan Pembumian Pancasila & Penguatan Wawasan Kebangsaan di Lingkungan Kementerial Sosial yang diselenggarakan di Gedung Konvensi, Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Senin (9/12/2019).
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri memberikan paparan dalam kegiatan Internalisasi dan Pembumian Pancasila & Penguatan Wawasan Kebangsaan di Lingkungan Kementerial Sosial yang diselenggarakan di Gedung Konvensi, Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Senin (9/12/2019). (Warta Kota/Ichwan Chasani)

Junimart secara gamblang tidak menyebut nama wakil presiden yang pantas mendampingi Puan.

Dia menyebut cawapres itu bisa dicari dari partai lain, akan tetapi sesuai arahan dan keputusan Ketua Umum Megawati.

"Wakilnya cari yang lain lah, partai lain, tergantung Ibu Ketua umum," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved