Breaking News:

Berita Muarojambi

Sejak Awal Vaksinasi Masyarakat, Puskesmas Muarojambi Belum Terima Laporan Dampak Serius

Proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Muarojambi hingga kini masih berlangsung di masing-masing Puskesmas dan telah memasuki tahap kedua

(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Sejak Awal Jalankan Program Vaksinasi Kepada Masyarakat, Pihak Puskesmas Muarojambi Belum Terima Laporan Dampak Serius 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Selama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat hingga sekarang, pihak Puskesmas Sekernan Ilir Kabupaten Muarojambi belum terima laporan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang berat.

Proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Muarojambi hingga kini masih berlangsung di masing-masing Puskesmas dan telah memasuki tahap kedua untuk para petugas layanan publik dan warga lanjut usia.

Dosis penyuntikan vaksin ini sama dengan tahap pertama, penyuntikan nya juga dilakukan sebanyak dua kali rentang waktu 14 hari setelah penyuntikan pertama.

Hal ini disampaikan oleh dokter Weni yang berkerja di Puskesmas Sekernan Ilir, Kecamatan Sekernan Kabupaten Muarojambi.

Selama program vaksinasi ini dari awal hingga sekarang pihak nya belum menerima laporan kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mengalami gejala yang serius.

"Sebagian penerima vaksin selama ini hanya mengalami efek samping dalam batas wajar dan aman, karena gejala yang ditemukan tergolong umum dan tak berbahaya palingan muncul adalah pegal di bagian bahu usai penyuntikan,"kata Weni Jumat (04/6/21).

Ia juga mengatakan dampak alamiah dari vaksin yang sering dialami oleh masyarakat itu hal wajar karena itu produk biologis sehingga pada waktu dimasukkan ke dalam tubuh.

"Namun data menunjukkan gejala gejala tersebut jumlahnya kurang dari satu persen dan bisa hilang dengan sendirinya, saya mengingatkan masyarakat agar selektif dalam membaca informasi mengenai vaksin Covid-19 dan masyarakat tidak perlu khawatir akan efek samping vaksin Covid-19,"tutupnya.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Baca juga: Berawal dari Tidur Bersama, Selama 3 Tahun Remaja Putri Jadi Korban Rudapaksa Ayah Kandung

Baca juga: Aksi Cepat Pencuri Kotak Amal di Talang Bakung Terekam CCTV, Warga Sebut Pelaku Sudah Ahli

Baca juga: Deretan Makanan yang Dapat Merusak Otak dan Menurunkan Daya Ingat

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved