Breaking News:

Jika Fahri Hamzah Jadi Presiden: Saya Tidak Mau Lagi Ada Masalah di Kepolisian

Politikus Fahri Hamzah mengatakan akan memberi waktu lima tahun untuk KPK memberantas korupsi.

Editor: Teguh Suprayitno
Instagram
Fahri Hamzah, jika jadi Presiden ia akan memberi waktu 5 tahun untuk KPK memberantas korupsi di Indonesia. (Istimewa) 

Jika Fahri Hamzah Jadi Presiden: Saya Tidak Mau Lagi Ada Masalah di Kepolisian

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kasus korupsi di Indonesia sulit sekali diberantas meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bekerja lama.

Bila jadi Presiden Indoensia, Fahri Hamzah mengatakan akan memberi waktu lima tahun untuk KPK memberantas korupsi.

Selain itu, Fahri juga akan meminta rekomendasi yang jelas dari KPK terkait upaya menuntaskan tindak pidana korupsi yang nyatanya terus terjadi di Indonesia.

"Kalau saya jadi presiden, kalau jadi presiden ya, KPK saya kasih waktu kerjasama sama saya lima tahun. Kita selesaikan masalah ini," kata Fahri saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Kamis (3/6/2021).

"Saya tidak mau lagi ada masalah di kepolisian, rekomendasi Anda apa, saya akan kerjakan. Gitu dong harusnya, ngomong sama presiden," sambung Fahri.

Selama ini praktik-praktik yang terjadi di dalam KPK justru sebaliknya.

Baca juga: Fahri Hamzah Sebut KPK Lama Merusak Orang: Dia Lebih Suka Ngintip

Baca juga: Pengamat Sebut UU KPK Rencana Bersama Presiden dan DPR, Akibatnya Sudah Terjadi Saat Ini

Baca juga: Pendukung Jokowi Ini Pasang Badan Bela Ustadz Adi Hidayat, Tunjukkan Bukti Transfer Rp 14 Miliar

Menurut Fahri, orang-orang yang posisinya semakin dekat dengan presiden justru kerap menjadi target operasi lembaga antikorupsi.

"Ini "diintip" orang-orang (yang posisinya) makin dekat sama presiden, dia yang ditangkap. Menteri kena, terus yang punya moral seperti tokoh agama sudah kena, hakim kena, polisi kena, jaksa kena," kata Fahri.

Kondisi di mana para pejabat, tokoh agama hingga jaksa tersandung kasus korupsi, menurut Fahri telah membuat masyarakat Indonesia menjadi frustrasi.

"Kita menjadi frustrasi, apa masih bisa ada harapan kepada negara? Padahal kita ini sebagai lembaga negara, rakyat berdoa kepada kita, memberi harapan bahwa negara itu akan tambah baik. Kita menunjukkan bahwa negara tambah busuk," ujar Fahri.

Fahri Hamzah akan memberi waktu 5 tahun untuk KPK memberantas korupsi di Indonesia.
Fahri Hamzah akan memberi waktu 5 tahun untuk KPK memberantas korupsi di Indonesia. (Istimewa)

Fahri mengatakan, masih maraknya kasus korupsi akan membuat upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di dalam negeri menjadi sulit.

"Di luar dari negeri presidennya pidato, come to my country, invest to my country, tapi di negaranya orang ditangkap setiap hari (karena korupsi)," katanya.

"Apa kata investor? Bohong tuh presiden suruh kita datang ke negaranya, malingnya kebanyakan. Ngapain gue ke situ. kan gitu logikanya," ujar Fahri.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fahri Hamzah: Kalau Jadi Presiden, Saya Kasih Waktu KPK 5 Tahun Tuntaskan Korupsi.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved