Breaking News:

Berita Tebo

Ini Dua Dakwaan Jaksa Yang Tidak Terbukti dan Berujung Vonis Bebas Terhadap Wakil Ketua DPRD Tebo

Syamsu Rizal dianggap tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana perusakan hutan, baik sebagai pelaku maupun orang yang menganjurkan. 

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rahimin
tribunjambi/hendro herlambang
Sidang kasus Wakil ketua DPRD Tebo, Syamsu Rizal. Ini Dua Dakwaan Jaksa Yang Tidak Terbukti dan Berujung Vonis Bebas Terhadap Wakil Ketua DPRD Tebo 

Ini Dua Dakwaan Jaksa Yang Tidak Terbukti dan Berujung Vonis Bebas Terhadap Wakil Ketua DPRD Tebo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tebo, telah menjatuhkan vonis bebas terhadap Syamsu Rizal, Wakil Ketua DPRD Tebo yang terjerat kasus dugaan perusakan hutan.

Syamsu Rizal dianggap tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana perusakan hutan, baik sebagai pelaku maupun orang yang menganjurkan. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebo, Imran Yufus mengatakan, dalam perkara ini terdakwa sebenarnya didakwa dengan dua surat dakwaan. Hanya saja dakwaan kedua merupakan alternatif.

Namun, pada akhirnya, dari kedua dakwaan itu terdakwa Syamsu Rizal divonis bebas oleh hakim, karena dianggap tidak terbukti bersalah. 

  • Pada dakwaan pertama, terdakwa dianggap orang yang memberi atau menjanjikan sesuatu, dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan, yang dengan sengaja melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa memiliki izin yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf b Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Pasal 82 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf b Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHPidana.

Sementara, dakwaan alternatif kedua, yakni terdakwa dianggap yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan, yang dengan sengaja melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa memiliki izin yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang.

Hal ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf b Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Pasal 82 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf b Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo Pasal 56 ayat (2) KUHPidana.

Syamsu Rizal Yakin Sejak Jadi Tersangka Bakal Divonis Bebas Dari Kasus Yang Menjeratnya

31 Warga Bungo Positif Covid-19, Peningkatan Kasus Terjadi Usai Lebaran

Diduga Tak Kuat Nanjak Truk Membawa Eskavator Terbalik, Jalan Mendalo Muara Bulian Macat Panjang

Menanggapi putusan bebas ini, Jaksa menyiapkan kasasi ke Mahkamah Agung. "Kita akan pelajari dan akan mengajukan upaya hukum banding," kata Kajari Tebo, Imran Yusuf.(Tribunjambi/Hendrosandi)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved