Breaking News:

Berita Merangin

Tak Terurus, Pemkab Turun Tangan Percantik Rumah Adat Merangin di Eks MTQ Jambi

Untuk itu dia mengajak untuk mengelola bersama-sama lokasi eks MTQ itu dengan baik. Setiap daerah silahkan..

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Darwin sijabat
Bupati Al Haris 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Agar menarik dikunjungi, Pemerintah Kabupaten Merangin segera renovasi rumah adat yang berada di lokasi eks MTQ di Jambi.

Hal itu dikatakan Bupati Merangin, Al Haris usai rapat koordinasi secara virtual dalam pembahasan lahan eks MTQ Jambi bersama Pj Gubernur Jambi, Hari Nur Cahya Murni.

Rencana itu dikatakan Al Haris merupakan inisiatif Pj Gubernur Jambi agar lahan eks lokasi MTQ itu untuk dikelola secara bersama-sama. Sehingga Al Haris mengatakan pemerintah daerah akan segera merealisakannya.

"Atas ini inisiatif Ibu Gubernur, kami akan segara memperbaiki asset kita di atas tanah milih Pemprov Jambi itu sedemikian cantik,’’ ujar Bupati

Sebetulnya lanjut bupati, Pemkab Merangin sudah cukup lama menunggu agenda pembahasan lokasi eks MTQ Jambi itu, makanya keberadaan Rumah Adat Merangin di lokasi itu terkesan dibiarkan saja.

‘’Sudah ada keinginan kami merenovasi Rumah Adat Merangin itu, tapi kami sempat ragu Pemprov Jambi punya kebijakan lain. Alhamdulillah sekarang sudah ada keputusan Ibu Gubernur, lokasi itu kembali dikelola bersama-sama lagi,’’ terang Bupati.

Pemkab Merangin lanjut bupati, selalu siap segera merenovasi Rumah Adat Merangin dan tamannya itu kapan saja, apakah pada anggaran perubahan 2021 atau pada 2022. 

‘’Kami siap menunggu komando dari Ibu Gubernur,’’ tegas H Al Haris.

Dikatakan bupati, lokasi eks MTQ Jambi itu tanahnya luas, bisa menjadi miniaturnya Provinsi Jambi bila dikelola dan ditata dengan baik. Mengingat dekat dengan Bandara, paling tidak bisa menjadi tempat kunjungan orang sebelum terbang ke daerahnya.

Sebelumnya pada rakor itu Pj Gubernur Jambi menegaskan, silahkan setiap kabupaten/kota di Provinsi Jambi, masing-masing punya stand di lokasi itu dan punya hak untuk pengelolaan standnya sesuai ciri khas daerahnya masing-masing.

Untuk itu dia mengajak untuk mengelola bersama-sama lokasi eks MTQ itu dengan baik. Setiap daerah silahkan berinovasi mengelola ‘kaplingannya’ masing-masing, sehingga nanti lokasi itu gambaran miniaturnya Provinsi. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat).

Baca juga: Angka Kasus DBD di Tanjabbar Menurun Drastis Dibanding Tahun Lalu, Ternyata Ini Sebabnya

Baca juga: Nasib 17 Anggota TNI AD yang Hancurkan Polsek Ciracas Akhirnya Dipenjara, Gara-gara Bantu Teman

Baca juga: Jennifer Dunn Tegas Membantah hingga Mengaku Terusik dengan Tuduhan sebagai Istri Ketiga Uje

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved