Liputan Khusus
Digitalisasi Layanan Perbankan Berdampak pada Layanan Manual, Bank Rasionalisasi Jumlah Karyawan
Kata dia, digitalisasi akan berdampak pengurangan pada petugas costumer service (CS) dan teller. Walaupun awalnya dikatakan akan dialihtugaskan pekerj
Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Deddy Rachmawan
“Kemajuan TIK dan digitalisasi pada perbankan tentu ada dampak positif dan negatif. Dampak positifnya, mempermudah mengakses keuangan, transaksi mudah dan cepat, bisa dilakukan di mana dan kapan pun. Lebih efesien, mudah dan cepat,” ujarnya.
Dampak negatifnya bisa dilihat dari beberapa aspek. Misalnya kemajuan teknologi harus mendorong perubahan mindset, terutama pelaku atau stakeholder perbankan. Layanan digitalisasi akan membuat rasionalisasi karyawan, kantor cabang atau pengurangan kantor cabang dan karyawan.
Kata dia, digitalisasi akan berdampak pengurangan pada petugas costumer service (CS) dan teller. Walaupun awalnya dikatakan akan dialihtugaskan pekerjaannya, namun itu pasti tidak lama. Ke depan pasti terjadi pengurangan karyawan dan kantor cabang.
Dari hasil penelitian Unescape, salah satu jenis pekerjaaan perbankan ke depan yang akan menghilang yaitu teller dan customer service.
Ini sudah dicoba di Singapura. Ke depannya bertransaksi perbankan akan dengan mesin yang berbicara. Mesin yang menjawab semuanya.
Ke depan memang zamannya lebih canggih. TIK menjadi penyebab dan jawaban permasalahan yang mendorong kemudahan segalanya.
Perkembangan digitalisasi pada sektor keuangan secara umum akan membantu ekonomi bergerak lebih cepat. Namun, akan ada permasalahan baru seperti permasalahan keamanan data, pembobolan rekening dan lainnya. Cara mengatasinya dengan mengedukasi semua pihak.