Kisah Militer RI
KISAH Kopassus Binasakan Teman Sendiri yang Berkhianat ke Negara, Jadi Sejarah Kelam Indonesia 1958
Ternyata bila menelisik di zaman dahulu, TNI bukan cuma telah mengalahkan musuh dari negara lain atau pemberontakan di negara sendiri.
TRIBUNJAMBI.COM - Saat ini nama besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah sangat diakui dan sampai mendunia di kancah militer dunia.
Ternyata bila menelisik di zaman dahulu, TNI bukan cuma telah mengalahkan musuh dari negara lain atau pemberontakan di negara sendiri.
Dibalik nama besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), ternyata ada pula kisah kelam yang pernah dirasakan angkatan bersenjata Indonesia di masa lalu.
Melainkan dalam tubuh korps mereka, bentuk pengkhianatan itu pernah terjadi yang berlanjut dengan saling bunuh dan serang sesama anggota.

Cerita tentang pengkhianatan menjadi bagian perjuangan prajurit TNI dalam mengamankan Indonesia.
Sejarah mencatat, bagaimana TNI berapa kali harus menghadapi ujian melawan teman sendiri yang sudah tak satu pemikiran menjaga kedaulatan bangsa.
Seperti cerita kelam 1958, dimana Prajurit TNI sampai harus membinasakan teman sendiri.
Saat itu, Letnan I Udara Penerbang Nurasid Wahyu, pilot Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia, diperbantukan dalam peperangan (satuan Wing Garuda) untuk mengangkut pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) sekarang dikenal Kopassus dari Jakarta menuju Ambon.
Semua pasukan RPKAD selanjutnya akan didaratkan ke Sulawesi menggunakan kapal perang untuk menumpas Permesta (Perjuangan Rakyat Semesta).
Selain C-47 yang diterbangkan Letnan Nurasid, juga dikerahkan satu C-47 lainnya yang diterbangkan oleh Kapten Udara Penerbang Dick Suharsono yang juga Komandan Skuadron III.
Kedua C-47 yang dikenal sebagai truk udara dan merupakan pesawat angkut militer favorit pasukan Sekutu pada PD II, itu terisi penuh pasukan RPKAD.
Cerita Kelam 1958, Ketika Pasukan RPKAD Terpaksa Bertempur & Binasakan Teman Sendiri yang Membelot
Pesawat bertolak dari pangkalan udara Morotai. Sebelum berangkat, semua awak C-47 mendapat pengarahan terlebih dahulu mengenai ancaman yang akan dihadapi para penerbang.
Baca juga: Kopassus Vs Marinir Pernah Buat Jakarta Geger hingga Sosok Bercelana Olahraga Ini Muncul Menenangkan
Baca juga: Denjaka Kopassus Kopaska 9 Tahun Hancurkan Bajak Laut Somalia, Ada Doni Monardo Ikut Misi Rahasia
Baca juga: KALA Kopassus Gembleng Sniper Brunei Darussalam hingga Pingsan, Hasilnya Sangat Membanggakan
Ancaman muncul
Jika dalam penerbangan ternyata menghadapi ancaman dari pesawat-pesawat tempur AUREV, kedua C-47 disarankan untuk menghindar karena sebagai pesawat transport kedua C-47 tidak bersenjata.