Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Menlu Arab Saudi dan Mesir Serukan Genjatan Senjata di Wilayah Palestina

Dilansir dari Arab News, Minggu (16/5/2021), Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Sh

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Menahem Kahana/AFP
Tentara Israel menembakkan howitzer self-propelled 155mm ke Jalur Gaza di dekat kota selatan Israel Sderot pada Rabu (13/5/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM - Menteri Luar Negeri Arab Saudi dan Mesir menyerukan gencatan senjata segera di wilayah Palestina, Sabtu (15/5/2021) waktu setempat.

Dilansir dari Arab News, Minggu (16/5/2021), Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry membahas perkembangan di wilayah Palestina sebagai bagian dari koordinasi berkelanjutan antara Kerajaan Saudi dan Mesir.

Baca juga: Aurel Sempat Diminta Dokter Tak Terlalu Berharap Positif Hamil, Istri Atta Halilintar: Pasrah Aja

Baca juga: Pengemis Mengaku Temukan Anak 2 Tahun Ditempat Sampah, Saat Diambil Keluarga Dalam Keadaan Lemas

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Negara Arab Diam Soal Konflik Israel-Palestina, Tudingan Diarahkan ke Iran

Dua Menteri Luar Negeri menyoroti pentingnya bekerja sama untuk melanjutkan upaya perdamaian dengan cara yang menjamin semua hak-hak sah rakyat Palestina.

Pangeran Faisal juga menerima panggilan telepon dari Menteri Luar Negeri Kuwait.

Dua Menlu itu membahas eskalasi kekerasan di wilayah Palestina.

Pangeran Faisal dan Syekh Ahmad Nasser Al-Mohammad Al-Sabah membahas penyebab Palestina, perkembangan di kawasan dan hubungan bilateral.

119 Orang Tewas di Gaza Termasuk 31 Anak-Anak

Israel masih terus menembakkan artileri dan melancarkan serangan udara pada Jumat (14/5/2021).

Serangan Israel itu mengincar terowongan-terowongan militan Palestina di Jalur Gaza.

Serangan Israel itu dilakukan di tengah serangan roket yang terus-menerus terhadap kota-kota Israel.

Dilansir dari Arab News, Jumat (14/5/2021), setidaknya 119 orang tewas di Gaza, termasuk 31 anak-anak dan 19 wanita, dan 830 lainnya terluka dalam konflik saat ini, demikian dilaporkan pejabat medis Palestina.

“Korban tewas di Israel adalah delapan orang, seorang tentara yang berpatroli di perbatasan Gaza, enam warga sipil Israel termasuk seorang wanita lanjut usia yang jatuh dalam perjalanan ke tempat penampungan pada hari Jumat dan dua anak- dan seorang pekerja India,” kata otoritas Israel.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan pasukan darat telah mengambil bagian dalam serangan pra-fajar selama 40 menit, tidak ada yang menyeberang ke Jalur Gaza, di tengah konflik yang telah memasuki hari kelima tanpa tanda-tanda mereda.

Pejabat kesehatan di Gaza utara mengatakan seorang wanita dan ketiga anaknya tewas selama operasi Israel dan jenasah mereka ditemukan dari puing-puing rumah.

“Rentetan roket ke Israel selatan dengan cepat dibalas dengan serangan Israel,” kata juru bicara Israel yang seraya menambahkan serangan itu termasuk artileri dan tembakan tank dari dalam wilayah Israel.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved