Sahabat Rasulullah

Kisah Sahabat Nabi, Pesan Abdullah bin Abbas Agar Menjaga Lidah

Banyak riwayat mengenai zuhudnya sahabat Nabi Abdullah bin Abbas. Seperti yang dimuat dalam kitab Zuhud karya Imam Ahmad bin Hambal.

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
https://intisari.grid.id/
ilustrasi 

Kisah Sahabat Nabi, Pesan Abdullah bin Abbas Agar Menjaga Lidah

TRIBUNJAMBI.COM - Banyak riwayat mengenai zuhudnya sahabat Nabi Abdullah bin Abbas.

Seperti yang dimuat dalam kitab Zuhud karya Imam Ahmad bin Hambal.

Abdullah bin Abbas kerap berpesan agar menjaga lisan.

Seperti yang diriwayatkan oleh Said bin Jubair bahwa Ibnu Abbas berkata, "Katakanlah kebaikan, niscaya kami beruntung atau diamlah niscaya engkau akan selamat sebelum engkau menyesal."

Abdullah bin Abbas juga pernah ditanya dan menjawab, "tidak ada sesuatu yang membuat seorang hamba lebih marah pada hari kiamat selain kepada lidahnya."

Ibnu Abbas ra juga dikenal sebagai sahabat Nabi yang ahli ibadah.

Abdullah bin Abu Malikah menyaksikan bagaimana tamatnya Ibnu Abbas saat mereka sedang dalam perjalanan dari Madinahke Makkah dan sebaliknya.

"Dia biasa salat dua rakaat, bangun selama separuh malam dan banyak mengucapkan tasbih," ujarnya.

Abdullah bin Zubair dan  Ibnu Abbas sempat hidup semasa dengan Rasulullah saat mereka masih anak-anak dan Rasulullah telah wafat sebelum ia mencapai usia dewasa.

Mengutip Khalid Muhammad Khalid, dalam usianya yang sangat dini, Ibnu Abbas juga telah belajar seluruh watak kedewasaan dan prinsip-prinsip hidup dari Rasulullah saw yang memengaruhi, menempa dan mengajarkan hikmah yang jernih kepadanya.

Dengan kekuatan iman dan akhlak ditambah keluasan ilmunya, Ibnu Abbas ra menduduki posisi yang tinggi di antara para laki-laki di sekeliling Rasulullah.

la adalah Abdullah ibn Abbas ibn Abdul Muththalib ibn Hasyim, paman Rasulullah saw.

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Saat Kaum Anshar Ingin Membelikan Qais bin Saad bin Ubadah Jenggot

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Zubair bin Awwam Perindu Syahid yang Tubuhnya Penuh Luka Akibat Perang

 

 

Baca juga: Awak KRI Sultan Thaha Syaifudin Berhasil Selamatkan 27 ABK KM Sinar Mas Yang Terbakar di Laut Natuna

 

Gelar ulama, yaitu Ulama Umat Muhammad, ditujukan kepadanya karena ia memiliki akal yang cemerlang, hati yang cerdas, dan pengetahuan yang luas.

Ia telah menemukan jalan hidupnya sejak dini dan semakin mengetahuinya ketika ia mendapati Rasulullah saw mendekatkan dirinya yang ketika itu masih kecil kepada beliau dan menepuk pundaknya.

Selanjutnya, beliau mendoakan "Ya Allah pahamkanlah ia urusan agama dan ajarkanlah takwil kepadanya."

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved