Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pengemudi Ketek Danau Sipin Kecewa Tempat Wisata Tutup, Ketek Baru Rp 25 Juta Rupiah Tak Beroperasi

Lima buah ketek yang baru dibuat tidak beroperasi saat tempat wisata di Danau Sipitin ditutup.

tribunjambi/Rara Khushshoh Azzahro
Ketek baru bersandar di tempat wisata Danau Sipin. Pengemudi Ketek Danau Sipin Kecewa Tempat Wisata Tutup, Ketek Baru Rp 25 Juta Rupiah Tak Beroperasi 

Pengemudi Ketek Hias Danau Sipin Kecewa Tempat Wisata Tutup, Ketek Baru Rp 25 Juta Rupiah Tak Beroperasi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Lima buah ketek yang baru dibuat tidak beroperasi saat tempat wisata di Danau Sipitin ditutup.

Akibatnya, pengemudi ketek merasa alami kerugian Rp 15-25 juta.

Ardi, pengemudi ketek Wisata Danau Sipin merasa kecewa dengan adanya penutupan area publik atau tempat wisata di Danau Sipin.

Ia menceritakan, ada 35 orang pengemudi ketek hias yang ada di Danau Sipin tempatnya meraup keuntungan dari jasa berkeliling danau menggunakan ketek.

"Itu baru ada di satu titik saja, belum semua titik," ujarnya, Sabtu (15/5/2021).

Lima ketek baru dibuat sengaja untuk sambut pengunjung saat liburan lebaran ini.

Selama bulan Ramadhan  pengemudi ketek hias mempersiapkan ketek hias baru jelang datangnya Harai Raya Idul Fitri.

Mereka merakit ketek dengan biaya mulai dari Rp 10-20 juta.  "Bahkan ada yang sampai jual tanah untuk buat ketek ini," ujarnya.

Sebab,  selama puasa mereka tidak beroperasi sama sekali, para pengemudi ketek hias berharap keuntungan banyak didapat selama Idul Fitri.

Namun, mereka hanya mendapatkan kesempatan beroperasi hingga Hari Raya Idul Fitri kedua.

Pada Hari Raya Idul Fitri ketiga pada Sabtu (15/5/2021) para Satpol-PP Provinsi Jambi menjaga keluar masuknya orang ke dalam objek wisata yang ada di Kota Jambi itu.

Ia menyeletuk, seharusnya tempat wisata terbuka seperti Danau Sipin tidak ditutup karena alasan menekan penyebaran Covid-19.

"Karena kan kita wisata terbuka, langsung dapat sinar matahari. Sedangkan mal yang dibuka itu kan tidak ada sinar matahari di didalamnya. Bagaimana bisa penyebaran Covid-19 bisa ditekan karena kerumunan di mal," protesnya.

Pendapatan Pelaku Wisata Anjlok Imbas Penutupan Komplek Percandian Muarojambi

92 Orang Warga Binaan Lapas Perempuan Klas IIB Muarojambi Dapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri

Libur Lebaran Tiga Titik Wisata Danau Sipin Kota Jambi Terpantau Sepi Pengunjung

"Jadi kenapa bisa mal dibuka, lalu tempat wisata di liat seperti ini justru diperintahkan tutup?," ucapnya bertanya-tanya.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved